Melaka-Meranti Buka Peluang Kerja Sama Budaya dan Pariwisata 

Wira Saputra • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 10:37 WIB
LAWATAN MELAKA: Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, menyambut secara resmi kunjungan lawatan Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka, Malaysia, di Gedung PUPR, Jalan Dorak, Jumat (31/7/2026). (Wira saputra/riau pos)
LAWATAN MELAKA: Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, menyambut secara resmi kunjungan lawatan Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka, Malaysia, di Gedung PUPR, Jalan Dorak, Jumat (31/7/2026). (Wira saputra/riau pos)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO)– Kunjungan Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka ke Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya menjadi ajang silaturahmi masyarakat serumpun Melayu, tetapi juga membuka peluang kerja sama di bidang kebudayaan, pariwisata, pendidikan hingga ekonomi kreatif antara kedua wilayah.

Rombongan yang dipimpin Encik Shaari bin Abu diterima Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar, di Ruang Rapat Dinas PUPR, Jumat (31/7). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Lawatan Adat dan Budaya yang juga diisi dengan kegiatan sosial serta ziarah ke makam tokoh-tokoh Melayu di Kepulauan Meranti.

Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar menilai kedekatan Meranti dan Melaka memiliki modal kuat untuk dikembangkan menjadi kolaborasi yang lebih konkret. Kesamaan sejarah, budaya, dan bahasa Melayu dinilai dapat menjadi pintu masuk memperluas kerja sama antarwilayah.

Baca Juga: Atasi Semrawutnya Jaringan Telekomunikasi, Pemkab Meranti Bentuk Tim Penataan 

“Selat Melaka bukanlah pemisah, tetapi penghubung yang sejak dahulu menyatukan masyarakat Melayu di kedua wilayah,” kata Asmar.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin melalui ikatan budaya dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberi manfaat bagi masyarakat, mulai dari pelestarian budaya, pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah Melayu, pertukaran pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomi kreatif.

Selain agenda budaya, rombongan dari Melaka juga menyalurkan bantuan kepada kaum duafa, mualaf, dan anak-anak pesantren di Kepulauan Meranti. Menurut Asmar, kegiatan tersebut mencerminkan semangat kepedulian yang menjadi bagian dari nilai-nilai budaya Melayu.

Baca Juga: Tunda Bayar ADD 2024 Mulai Diselesaikan, Pemkab Meranti Susun Jadwal Pelunasan 

Ketua Persatuan Ketua-Ketua Kampung (Sidang) Negeri Melaka, Encik Shaari bin Abu, mengatakan hubungan Melaka dan Riau telah terjalin sejak lama sehingga kunjungan tersebut lebih dari sekadar agenda resmi.(wir)

Editor : Arif Oktafian
bupati asmar kerja sama pariwisata budaya melayu