Hari Ketiga Pencarian, Satu Korban Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Lagi Masih Hilang

Wira Saputra • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:45 WIB
Proses evakuasi Amir (50), warga Desa Teluk Belitung pada Rabu (5/8/2026) siang. (Wira Saputra)
Proses evakuasi Amir (50), warga Desa Teluk Belitung pada Rabu (5/8/2026) siang. (Wira Saputra)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Harapan menemukan seluruh korban kapal pompong yang tenggelam di perairan Desa Mengkikip, Kabupaten Kepulauan Meranti, belum sepenuhnya terwujud. Setelah tiga hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Korban yang ditemukan meninggal dunia adalah Amir (50), warga Desa Teluk Belitung. Jenazah ditemukan warga pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.25 WIB, sebelum dievakuasi Tim SAR Gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara itu, Iqbal (25), warga Desa Kampung Balak, hingga Rabu petang masih belum ditemukan. Tim SAR memastikan pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis (6/8/2026).

Baca Juga: Tuntut Penyelesaian Bonus PON dan Peparnas, Atlet dan Pelatih Siapkan Aksi di Stadion Utama

Kepala Basarnas Pekanbaru melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, mengatakan, operasi pencarian terus diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.

"Pada pukul 12.25 WIB kami menerima informasi dari masyarakat terkait penemuan satu korban. Tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban teridentifikasi atas nama Amir dan telah diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Ahad (3/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal pompong yang membawa empat pekerja sagu berangkat dari Kampung Balak menuju Sungai Metas untuk mengambil dan menebang pohon sagu.

Baca Juga: Dampak Teror Monyet, Sekolah Wilayah Terdampak di Tembilahan Terapkan Belajar Daring

Namun, saat melintas di perairan Desa Mengkikip, kapal yang mereka tumpangi tiba-tiba tenggelam. Dua penumpang, Ivan (30) dan Bobi (30), berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan Iqbal dan Amir hilang terbawa arus.

Sejak hari pertama, Tim SAR Gabungan mengerahkan personel dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian pada hari kedua diperluas hingga lima mil laut persegi, namun belum membuahkan hasil.

Memasuki hari ketiga, area pencarian kembali diperluas menjadi tujuh mil laut persegi. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya Amir dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: Dua Kecamatan di Meranti Krisis Listrik, PLN Akui Pembangkit Bermasalah Tanpa Cadangan

"Meski demikian, operasi belum berakhir. Hingga kini penyisiran terhadap korban terakhir masih belum membuahkan hasil sehingga operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi," ujarnya.

Tim SAR Gabungan berharap kondisi cuaca mendukung agar proses pencarian terhadap Iqbal dapat berjalan maksimal dan korban segera ditemukan.

 

Editor : Rinaldi
satu korban ditemukan hari ketiga pencarian tim sar korban tenggelam