Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Rampung Tahun Ini

Wira Saputra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:32 WIB
AMBRUK: Kondisi Jembatan Panglima Sampul di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Riau, pasca-ambruk di Sugai Perumbi, beberapa waktu lalu.(Wira saputra/riau pos)
AMBRUK: Kondisi Jembatan Panglima Sampul di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Riau, pasca-ambruk di Sugai Perumbi, beberapa waktu lalu.(Wira saputra/riau pos)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Harapan masyarakat Kepulauan Meranti untuk kembali memiliki akses penghubung yang layak mulai menemukan titik terang. Pemerintah Provinsi Riau memastikan pembangunan dua jembatan strategis, yakni Jembatan Panglima Sampul dan Jembatan Selat Akar, tetap menjadi prioritas meski pelaksanaannya dilakukan dengan skema berbeda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia membeberkan perkembangan terbaru pembangunan kedua infrastruktur tersebut. ”Untuk (Jembatan, red) Panglima Sampul di Kecamatan Tebingtinggi Barat, tahun ini Pemerintah Provinsi Riau akan melakukan pembongkaran patahan jembatan yang masih ada. Pembangunan fisiknya akan dilakukan bertahap. Tahap pertama pada 2027 dan tahap kedua pada 2028,” ujar pria yang kerap disapa Aang ini, Rabu (12/8).

Baca Juga: Meranti Dapat Suntikan Dana Pusat Rp47,67 M

Sementara untuk Jembatan Selat Akar di Kecamatan Tasik Putripuyu, pembangunan akan dilanjutkan pada tahun ini. ”Pemerintah menargetkan pekerjaan tersebut (Jembatan Selat Akar, red) dapat dituntaskan pada 2026 sehingga akses masyarakat yang selama ini terganggu bisa kembali normal,” tambahnya.

Ia mengatakan, pembangunan kedua jembatan tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Meranti. Sebagai daerah kepulauan dengan ketergantungan tinggi terhadap jaringan jalan dan jembatan, keberadaan infrastruktur penghubung menjadi sangat vital bagi mobilitas masyarakat sekaligus pergerakan barang dan hasil produksi.

Baca Juga: Pemkab Meranti Bakal Menggesa Bagian Perbatasan Naik Kelas Jadi Badan

”Jembatan ini bukan hanya soal akses kendaraan. Ini menyangkut aktivitas masyarakat, distribusi barang, pendidikan, pelayanan kesehatan dan pergerakan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.(wir)

Editor : Arif Oktafian
pembangunan jembatan jembatan selat akar Jembatan Panglima Sampul kepulauan meranti