Meranti Belum Mampu Raih Apresiasi Pemda Berprestasi, Ini Respon Bupati Asmar 

Wira Saputra • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:35 WIB
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar ketika mengikuti Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026). (Istimewa)
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar ketika mengikuti Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026). (Istimewa)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Kabupaten Kepulauan Meranti belum masuk jajaran pemerintah daerah penerima apresiasi dalam kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Hotel Radisson Batam, Rabu (12/8/2026).

Alih-alih sekadar menghadiri agenda penghargaan, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar menjadikan capaian daerah lain sebagai bahan evaluasi bagi Pemkab Meranti. Sejumlah sektor yang menjadi indikator penilaian pemerintah pusat, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, sanitasi hingga perumahan, masih menjadi pekerjaan yang harus diperkuat di daerah kepulauan tersebut.

Menteri Dalam Negeri RI Jenderal Polisi (Purn) H Muhammad Tito Karnavian mengatakan, apresiasi pemerintah daerah akan diberikan dalam beberapa putaran. Artinya, daerah yang belum memperoleh penghargaan masih memiliki kesempatan memperbaiki kinerja dan menunjukkan capaian pada penilaian berikutnya.

Baca Juga: Kualitas Udara Membaik, Hotspot di Riau Sisa 46

Namun, penilaian ke depan akan semakin diarahkan pada persoalan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

"Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi motivasi dan pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat," ujar Tito.

Selain kebersihan lingkungan, pemerintah pusat juga menyoroti sejumlah pelayanan dasar, seperti akses pendidikan, kualitas layanan kesehatan, air bersih dan penyediaan hunian layak. Daerah yang mampu menunjukkan kinerja baik berpeluang mendapatkan insentif fiskal yang disalurkan melalui kas daerah.

Baca Juga: 435 Koperasi Merah Putih di Riau Telah Selesai 100 Persen 

Tito menyebutkan, proses penilaian melibatkan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan penghargaan diberikan berdasarkan capaian dan kinerja yang terukur.

Pemerintah pusat juga menyampaikan dukungan fiskal sekitar Rp18,9 triliun kepada 540 daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan dan mendukung pembangunan di daerah.

Bagi Meranti, pesan tersebut menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Asmar mengatakan pemerintah daerah akan menjadikan indikator yang digunakan pemerintah pusat sebagai bahan untuk memperkuat pembenahan pelayanan publik.

Baca Juga: Besok, Tahapan Peringatan HUT RI di Inhu Dimulai, Ditutup Hiburan Rakyat, Hadirkan Artis Sultan 

"Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja dan melakukan pembenahan. Yang paling penting adalah bagaimana program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Asmar.

Ia menegaskan pembangunan Meranti tidak cukup hanya mengejar pembangunan fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perbaikan lingkungan juga harus menjadi bagian dari prioritas pembangunan.

Asmar menyadari karakter Meranti sebagai daerah kepulauan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan daerah daratan. Keterbatasan akses dan kondisi geografis membuat pembangunan pelayanan dasar membutuhkan dukungan dan kolaborasi lintas pemerintahan.

Baca Juga: Dorong Optimalisasi Pendapatan Daerah, Kemenkum Riau Harmonisasi Dua Ranperda Rohil

"Kita akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Apa yang menjadi perhatian pemerintah pusat akan kita tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Meranti," ujarnya.

Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan akhir. Capaian daerah lain justru harus dibaca sebagai pembanding untuk melihat bagian mana yang masih lemah dan perlu diperbaiki.

"Bagi daerah yang sudah mendapatkan penghargaan, tentu harus terus meningkatkan kinerjanya. Sementara bagi yang belum, termasuk kita, harus menjadikan ini sebagai pemicu untuk berbenah dan bekerja lebih baik," tegas Asmar.

Baca Juga: Defizon: Presiden Minta Biaya Haji Turun, Kesehatan Jemaah Tetap Jadi Prioritas

Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, sanitasi dan perumahan perlu terus diperkuat karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian serta Kabag Prokopim Setda Kepulauan Meranti.

Asmar berharap evaluasi pemerintah pusat tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Dukungan fiskal, pembinaan kementerian dan lembaga, serta pendampingan teknis diharapkan dapat membantu daerah seperti Meranti mengejar ketertinggalan dalam pemenuhan layanan dasar. Dengan demikian, ukuran keberhasilan pemerintah daerah bukan sekadar masuk daftar penerima penghargaan, tetapi seberapa jauh layanan publik benar-benar membaik dan dirasakan masyarakat.



Editor : Rinaldi
apresiasi pemda bupati asmar menteri dalam negeri