Bupati Asmar Tekankan Kemerdekaan Harus Dirasakan hingga Pulau-pulau di Meranti

Wira Saputra • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:38 WIB
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (17/8/2026). (Istimewa)
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (17/8/2026). (Istimewa)

 

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya menjadi agenda tahunan. Pemerintah daerah menyoroti pekerjaan rumah agar makna kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di desa-desa dan wilayah kepulauan.

Pesan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar saat memimpin upacara HUT ke-81 RI di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (17/8/2026).

Mengacu pada tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Asmar mengatakan kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk kerja pemerintah yang bisa dirasakan langsung masyarakat. 

Baca Juga: Dinkes Rekomendasi Atlet Pacu Jalur di Bawah Usia 50 Tahun, Lakukan Cek Kesehatan Sebelum Bertanding

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya terlihat dari capaian administratif, tetapi harus berdampak terhadap kehidupan warga.

“Peringatan kemerdekaan ini bukan hanya seremoni atau perayaan tahunan. Kemerdekaan adalah amanah besar yang harus kita isi dengan kerja nyata, pengabdian dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, pemerataan menjadi salah satu ukuran penting dalam mengisi kemerdekaan di daerah kepulauan seperti Meranti. 

Baca Juga: Direktur BSP Berpesan Semangat Kemerdekaan Menjadi Energi untuk Transformasi dan Ketahanan Energi

Akses pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pelayanan publik hingga kesempatan ekonomi harus terus diperkuat, termasuk bagi masyarakat yang berada di pulau-pulau dan wilayah pelosok.

“Pahlawan bangsa telah mewariskan sebuah negara yang merdeka. Tugas kita hari ini adalah memastikan kemerdekaan tersebut benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, melalui pembangunan, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan,” tegasnya.

Asmar juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kondisi geografis Meranti yang terdiri dari banyak pulau, menurutnya, membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga persatuan sekaligus mengawal pembangunan.

Baca Juga: Pacu Jalur Tradisional Kuansing Dibuka Plt Gubernur, Belum Ada Kepastian Menpar Hadir

“Indonesia yang adil adalah Indonesia yang memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga untuk tumbuh, belajar, bekerja dan mencapai cita-cita. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai,” katanya.

Dalam rangkaian peringatan tersebut, Pemkab Meranti juga menyerahkan remisi umum kepada narapidana dan pengurangan masa pidana bagi anak binaan Lapas Selatpanjang. Penyerahan dilakukan Asmar didampingi Wakil Bupati Muzamil Baharudin.

Selain itu, pemerintah daerah menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat untuk masyarakat hukum adat di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Rangsang Pesisir.

Baca Juga: Kado HUT RI, 17 Warga Binaan Lapas Pasirpengaraian Langsung Hirup Udara Bebas

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan kepastian pengakuan terhadap keberadaan masyarakat hukum adat sekaligus menjaga identitas dan kekayaan budaya daerah.

Sementara itu, pelaksanaan pengibaran Sang Merah Putih oleh Paskibraka berlangsung lancar. Namun, bagi Asmar, keberhasilan upacara bukan menjadi titik akhir. Semangat kemerdekaan harus diteruskan melalui pekerjaan yang lebih konkret setelah upacara selesai.

“Mari kita isi kemerdekaan dengan persatuan, kerja keras dan pengabdian. Bersama-sama kita wujudkan Meranti yang lebih maju, masyarakat yang sejahtera dan pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.

 

Editor : M. Erizal
kepulauan meranti HUT RI 17 Agustus makna kemerdekaan