SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Tiga ruas jalan strategis di Kepulauan Meranti dengan total penanganan 9,6 kilometer kini diusulkan masuk program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Tak tanggung-tanggung, kebutuhan anggaran untuk menangani tiga ruas tersebut mencapai Rp73.102.586.000. Usulan ini menjadi salah satu upaya Pemkab Meranti agar ruas-ruas yang sulit ditangani melalui APBD bisa mendapatkan sentuhan pemerintah pusat.
Tiga ruas yang diusulkan yakni Jalan Semukut-Kuala Merbau, Jalan Pelabuhan Peranggas-Sungai Kayu Ara, dan Jalan Lukun-Sungai Tohor. Ketiganya bukan sekadar jalur penghubung antarkawasan, tetapi berada pada koridor yang berkaitan langsung dengan permukiman, aktivitas ekonomi, perkebunan hingga kawasan produksi masyarakat.
Baca Juga: Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, 176 Hotspot Terdeteksi di Provinsi Riau
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia ST, mengatakan ketiga ruas tersebut sebenarnya telah lama menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, kemampuan APBD yang terbatas membuat penanganannya tidak bisa dilakukan sekaligus.
"Terhadap ruas jalan tersebut sudah lama kami usulkan penanganannya, karena APBD kita sangat terbatas untuk melakukan perbaikan. Makanya kami usulkan ke kementerian dan mereka yang akan melakukan pekerjaan, kami sifatnya hanya mengusulkan saja," kata Rahmat, Ahad (6/9/2026).
Dalam usulan yang disampaikan, Jalan Semukut-Kuala Merbau menjadi prioritas pertama. Ruas yang diajukan untuk ditangani sepanjang 1,6 kilometer dengan kebutuhan anggaran Rp9.978.773.000.
Baca Juga: Erupsi Masih Terjadi, 15 Penerbangan dari dan Menuju Bandara SSK II Mengalami Pembatalan
Ruas tersebut berada di kawasan tematik swasembada pangan dan perkebunan. Jalan ini juga menjadi bagian dari koridor Semukut-Kuala Merbau yang memiliki panjang keseluruhan sekitar 22,19 kilometer.
Prioritas kedua adalah Jalan Pelabuhan Peranggas-Sungai Kayu Ara. Penanganan yang diusulkan mencapai 4 kilometer dengan estimasi anggaran Rp29.272.340.000.
Ruas tersebut merupakan bagian dari koridor Pelabuhan Peranggas-Kayu Ara-Telesung-Tanjung Kedabu yang secara keseluruhan memiliki panjang sekitar 49,56 kilometer.
Baca Juga: Polres Kuansing Amankan Bentrok di Lahan Konflik Desa Muara Langsat, Sembilan Orang Luka-luka
Sementara itu, Jalan Lukun-Sungai Tohor menjadi prioritas ketiga sekaligus ruas dengan kebutuhan anggaran terbesar. Panjang yang diusulkan untuk ditangani mencapai 4 kilometer dengan anggaran Rp33.851.473.000.
Ruas ini merupakan bagian dari koridor Lukun-Sungai Tohor-Kepau Baru dengan panjang keseluruhan sekitar 44,15 kilometer.
"Jika seluruh usulan mendapat persetujuan, total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk tiga ruas tersebut mencapai lebih dari Rp73,1 miliar," ungkapnya.
Baca Juga: Polusi Udara Pekanbaru Tertinggi Ketiga di Indonesia
Rahmat berharap usulan tersebut mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Sebab, dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, dukungan pemerintah pusat dinilai menjadi salah satu kunci mempercepat pembenahan konektivitas Meranti.
"Harapan kita tentu usulan ini bisa terealisasi. Kalau jalan bagus, mobilitas masyarakat lancar dan aktivitas ekonomi juga ikut bergerak," katanya.
Editor : Rinaldi