SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Seleksi pengisian lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui mekanisme Manajemen Talenta kini memasuki tahap penentuan akhir. Dari proses seleksi yang telah dilalui, masing-masing jabatan mengerucut menjadi tiga kandidat terbaik.
Lima jabatan tersebut terdiri dari Kepala Bappeda, Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Berdasarkan hasil akhir rencana suksesi pengisian JPTP melalui Manajemen Talenta Tahun 2026, tiga kandidat untuk masing-masing jabatan telah diumumkan dan disusun berdasarkan abjad nama.
Baca Juga: Program CD PT Rimba Lazuardi di Wilayah Operasional Kuansing dan Inhu Sentuh Berbagai Sektor Ini
Untuk Kepala Bappeda, Penelitian dan Pengembangan, tiga kandidat yakni Haslam Joko ST, Khairi SSos MSi dan Muhammad Sakinul Wadi SHI.
Kemudian Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, terdapat Edi Candra SPd MSi, Edi M Nur SH MSi dan Eko Priyono SE MSi.
Untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tiga nama yang masuk yakni Ira Selda Fitri SIP MPA, Maizathul Baizura SH MH, dan R Yusran SPd.
Baca Juga: Riau Pos-HSBL Pekanbaru Series Meriah, Ketua Perbasi July Wardhana Apresiasi Pembinaan Basket
Sementara itu, posisi Kepala Diskominfotiksan mengerucut kepada Ismail SH MSi, Siti Rodhiyah SH MH dan Sukri SE.
Sedangkan tiga kandidat Kepala DPMPTSP adalah Fajarullah SFarm, Mashudi Karyadinata SHI MIP dan Susanti SH MSi.
Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Bakharuddin, mengatakan setelah tiga besar ditetapkan, tahapan berikutnya berada pada proses penilaian oleh Bupati Kepulauan Meranti selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Baca Juga: Angin Kencang dan Berubah Arah Jadi Kendala Utama Satgas Padamkan Karhutla di Kampar
"Tiga besar sudah kita umumkan kemarin. Setelah ini dari tiga kandidat itu akan dilakukan penilaian oleh Bupati, kemudian mengerucut menjadi satu kandidat untuk masing-masing jabatan," ujar Bakharuddin, Sabtu (11/9/2026).
Ia menjelaskan, kandidat yang telah ditetapkan sebagai pilihan Bupati selanjutnya tidak langsung dilantik. Masih terdapat tahapan administrasi dan pengajuan persetujuan teknis kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
"Setelah satu kandidat terpilih, baru kita lanjut mengajukan persetujuan teknis ke BKN. Setelah itu baru bisa dilanjutkan ke proses pelantikan," jelasnya.
Baca Juga: Optimalkan Perawatan Luka Ringan, Ini Kata Apoteker Dr apt Lusy Noviani
Sebelumnya, sebanyak 24 pejabat administrator mengikuti rangkaian seleksi untuk mengisi lima jabatan strategis tersebut. Seleksi kali ini menjadi yang pertama di Meranti menggunakan mekanisme Manajemen Talenta ASN.
Tahapannya meliputi penilaian administrasi, penilaian manajemen talenta, presentasi dan wawancara hingga menghasilkan tiga kandidat terbaik pada masing-masing jabatan.
Dalam proses sebelumnya, peserta mengikuti uji kompetensi teknis pada 7-8 September 2026. Mereka diminta mempresentasikan gagasan terkait optimalisasi fungsi OPD dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Kepulauan Meranti.
Baca Juga: Ini Deretan Motor Matic dengan Ruang Bagasi yang Luas, Ada XMAX Connected dan Aerox 155
Selain itu, berdasarkan dokumen hasil akhir rencana suksesi, seluruh kandidat juga dijadwalkan menjalani tes bebas narkoba di RSUD Kabupaten Kepulauan Meranti pada 15 September 2026, dengan biaya ditanggung masing-masing kandidat.
Dengan ditetapkannya tiga besar, persaingan kini memasuki babak paling menentukan. Lima kursi kepala OPD tinggal menyisakan 15 nama, sebelum masing-masing jabatan mengerucut menjadi satu pilihan Bupati dan memasuki tahapan persetujuan teknis BKN.
Editor : Rinaldi