Tanpa Kabut Asap dan Titik Api, Bupati, Kapolres dan Sekda Meranti Awali Hari dengan Jalan Pagi

Wira Saputra • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 15:32 WIB
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kapolres Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita dan Sekda Meranti Sudandri Jauzah berjalan pagi bersama dari Jalan Pramuka menuju Kelenteng Hoo Ann Kiong, Selatpanjang, Ahad (13/9/2026).(Istimewa)
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kapolres Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita dan Sekda Meranti Sudandri Jauzah berjalan pagi bersama dari Jalan Pramuka menuju Kelenteng Hoo Ann Kiong, Selatpanjang, Ahad (13/9/2026).(Istimewa)

 

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong sinergi lintas sektor dalam menjaga kondisi daerah tetap aman dan kondusif, termasuk dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Setelah penanganan karhutla menunjukkan hasil positif dengan tidak adanya titik api, koordinasi dan kewaspadaan tetap menjadi perhatian. Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar mengatakan, kondisi tersebut harus dipertahankan dengan tetap mengedepankan pencegahan dan kesiapsiagaan seluruh pihak.

"Alhamdulillah, saat ini kondisi karhutla di Meranti sudah terkendali. Namun kita tidak boleh lengah. Pencegahan dan kewaspadaan harus tetap dilakukan bersama-sama," ujar Asmar.

 Baca Juga: Potensi Hujan Tinggi, Hotspot Riau di Menyusut, Tersisa 12 Titik di Dua Kabupaten

Semangat kebersamaan itu terlihat dalam suasana berbeda pada Minggu (13/9/2026). Bupati Asmar bersama Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita S.I.K. dan Sekretaris Daerah (Sekda) Meranti Sudandri Jauzah berjalan pagi bersama di kawasan Selatpanjang.

Rombongan yang berjumlah lebih dari 20 orang memulai perjalanan dari Jalan Pramuka dan berjalan menuju Kelenteng Hoo Ann Kiong di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Tak ada agenda resmi dalam kegiatan tersebut. Bupati, Kapolres dan Sekda tampak berjalan santai sembari berbincang dan menyapa warga yang ditemui sepanjang perjalanan.

Kapolres Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, kegiatan sederhana seperti jalan pagi menjadi salah satu cara menjaga komunikasi dan kebersamaan antara unsur pemerintah daerah dan kepolisian.

 Baca Juga: Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Pekanbaru, Wako Agung Ajak 3.500 Anggota Jadi Pelopor Aksi Nyata

"Yang terpenting kebersamaan dan komunikasi tetap terjaga. Dengan begitu, koordinasi untuk kepentingan masyarakat bisa semakin baik," ujarnya.

Menurut Gede Adi, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah tidak hanya dibutuhkan ketika menghadapi persoalan besar. Komunikasi yang terbangun dalam keseharian juga penting untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Momentum jalan pagi tersebut juga berlangsung setelah kondisi karhutla di Meranti berada pada titik api nol. Penanganan karhutla sebelumnya melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah hingga masyarakat.

 Baca Juga: Padamkan Karhutla di 6 Provinsi, BNPB Perkuat OMC dan Operasi Darat

Setelah menempuh perjalanan, rombongan tiba di Kelenteng Hoo Ann Kiong. Bangunan yang juga dikenal sebagai Vihara Sejahtera Sakti tersebut merupakan salah satu bangunan bersejarah di Selatpanjang dan dikenal sebagai salah satu kelenteng tua di daerah itu.

Gede Adi berharap komunikasi dan kekompakan yang telah terbangun antara kepolisian dan pemerintah daerah terus dipertahankan.

"Harapannya kekompakan dan sinergi ini terus terjaga. Apa pun persoalannya, kita bisa berkoordinasi dan bekerja bersama untuk masyarakat," pungkasnya.(wir)

Editor : Edwar Yaman
bupati meranti kabut Asap titik api asmar