Penggantian Dermaga Internasional Tanjung Harapan Gagal Lelang

Wira Saputra • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB
DERMAGA: Situasi dermaga Pelabuhan Internasional Tanjung Harapan, Selatpanjang, Ahad (13/9/2026).(Wira saputra/riau pos)
DERMAGA: Situasi dermaga Pelabuhan Internasional Tanjung Harapan, Selatpanjang, Ahad (13/9/2026).(Wira saputra/riau pos)

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Rencana penggantian ponton dermaga internasional di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, belum terealisasi. Pekerjaan yang sebelumnya diprioritaskan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo tersebut masih terkendala akibat proses lelang yang belum berhasil.

Meski demikian, Pelindo Regional 1 Selatpanjang memastikan rencana tersebut tidak dibatalkan. Pekerjaan pergantian fasilitas dermaga tetap ditargetkan dapat dimulai dan diselesaikan pada tahun ini.

Manager Kawasan PT Pelindo Regional 1 Selatpanjang Bruri, mengatakan, masih terdapat kendala teknis yang harus diselesaikan terkait pekerjaan dermaga internasional. Setelah persoalan tersebut dituntaskan, proses pekerjaan akan kembali dilanjutkan.

Baca Juga: Tanpa Kabut Asap dan Titik Api, Bupati, Kapolres dan Sekda Meranti Awali Hari dengan Jalan Pagi

"Untuk dermaga masih terdapat kendala teknis. Tapi targetnya tetap tahun ini mulai dikerjakan," kata Bruri, Ahad (13/9).

Pergantian ponton menjadi perhatian karena fasilitas tersebut merupakan bagian penting dalam pelayanan penumpang pada rute internasional. Pembenahan diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.

Baca Juga: 15 Nama Berebut 5 Kursi Kepala OPD Meranti, Kini Menunggu Pilihan Bupati

Sementara menunggu reali­sasi pekerjaan dermaga, Pelindo mulai melakukan pembenahan pada akses menuju Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Harapan. Peningkatan jalan tersebut juga diarahkan untuk mengatasi persoalan genangan yang kerap terjadi di kawasan pelabuhan.

Berdasarkan papan informasi proyek di lokasi, pekerjaan bertajuk Peningkatan Jalan Akses Terminal Penumpang Pelabuhan Selatpanjang itu memiliki nilai kontrak Rp1.484.152.742. Pekerjaan dilaksanakan CV Gada Jaya dengan waktu pelaksanaan 90 hari.

Baca Juga: Pilkades Meranti Masuk Fase Rawan, Politik Uang dan Gesekan Pendukung Jadi Atensi Rakor Bupati

Bruri menjelaskan, jalan yang ditingkatkan memiliki panjang sekitar 169,5 meter dengan lebar rata-rata 6,55 meter. Struktur jalan akan diperkuat dengan konstruksi sekitar 20 sentimeter dan lapisan base sekitar 20 sentimeter.

"Untuk tebal jalan kira-kira 40 sentimeter dari saat ini," jelasnya.

Peningkatan akses tersebut menjadi bagian dari pembenahan fasilitas Pelabuhan Tanjung Harapan. Namun, perhatian masih tertuju pada dermaga internasional yang hingga kini belum masuk tahap pekerjaan meski ditargetkan tetap terealisasi tahun ini.

Baca Juga: Tenaga Medis Turun ke Lokasi Karhutla, Puluhan Petugas Pemadam Diperiksa

Pelabuhan Tanjung Harapan merupakan salah satu simpul transportasi laut utama bagi masyarakat Kepulauan Meranti.(wir)

Editor : Arif Oktafian
pelabuhan tanjung harapan meranti dermaga internasional selatpanjang