SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 215 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani asesmen ProASN. Tes berbasis computer assisted test (CAT) ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memetakan potensi dan profil talenta pegawai.
Asesmen berlangsung di Kantor BKN Regional XII Pekanbaru. Pelaksanaan dimulai sejak kemarin (14/9/2026) dan dijadwalkan berlanjut hingga Kamis (18/9/2026) mendatang.
Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Drs. Bakharuddin, mengatakan ProASN merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta ASN. Hasil asesmen nantinya akan memberikan gambaran mengenai posisi dan potensi masing-masing peserta dalam pemetaan talenta.
Baca Juga: TNI AL Bersinergi Bantu Warga Suku Asli Desa Bantan Timur
“ProASN ini untuk pemetaan potensi talenta dan merupakan bagian dari manajemen talenta. Dari hasil tes CAT nanti akan terlihat mereka berada di kotak berapa,” ujar Bakharuddin, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut tidak sekadar menjadi data administrasi. Informasi mengenai potensi dan kapasitas pegawai dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan maupun pengembangan karier ASN.
Peserta asesmen terdiri atas berbagai kelompok jabatan, mulai dari pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, kepala sekolah hingga kepala puskesmas.
Baca Juga: Saksi Sebut Rida K Liamsi Terima Gaji Rp200 Juta per Bulan tanpa SK
Dari 215 peserta, sebanyak 103 ASN mengikuti tes pada sesi sore, Senin (14/9/2026). Sementara 112 peserta lainnya dijadwalkan mengikuti asesmen pada Kamis (18/9/2026), terdiri dari 103 orang pada sesi pagi dan sembilan orang pada sesi siang.
Bakharuddin menjelaskan, pemetaan melalui ProASN akan membantu Pemkab Kepulauan Meranti membangun basis data mengenai potensi pegawai. Dengan demikian, pengembangan maupun penempatan ASN diharapkan dapat disesuaikan dengan profil dan kapasitas masing-masing.
"ProASN menjadi salah satu tahapan penting dalam membangun manajemen talenta ASN di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. Data hasil asesmen nantinya dapat menjadi bagian dari basis pertimbangan dalam melihat potensi pegawai untuk kebutuhan pengembangan karier dan organisasi," ujarnya.
Baca Juga: Sekolah di Pekanbaru Kembali Diliburkan 3 Hari Akibat Asap Karhutla Makin Pekat, Ini Kata Wako
Dengan pemetaan tersebut, pemerintah daerah memiliki gambaran yang lebih terukur mengenai kompetensi dan potensi ASN, termasuk untuk menentukan pengembangan pegawai sesuai kebutuhan organisasi.(wir)
Editor : Edwar Yaman