Dari Motor Dinas Jadi Perpustakaan Keliling Antar Bripka Khairi Juara 1 Kompolnas Award

Wira Saputra • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 00:45 WIB
Bripka Khairi (tengah) Personel Polres Kepulauan Meranti tersebut berhasil meraih Juara 1 kategori perorangan Desa Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dalam ajang Kompolnas Award 2026. (Istimewa)
Bripka Khairi (tengah) Personel Polres Kepulauan Meranti tersebut berhasil meraih Juara 1 kategori perorangan Desa Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dalam ajang Kompolnas Award 2026. (Istimewa)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bukan hanya soal menjaga keamanan dan ketertiban. Bagi Bripka Khairi, tugas sebagai polisi di wilayah pelosok juga memastikan anak-anak di desa binaannya tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan membaca.

Dedikasi itu kini berbuah penghargaan tingkat nasional. Personel Polres Kepulauan Meranti tersebut berhasil meraih Juara 1 kategori perorangan Desa Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dalam ajang Kompolnas Award 2026.

Penghargaan tersebut diberikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai bentuk apresiasi terhadap personel Polri yang dinilai memiliki kinerja dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga: Tempuh 5 Jam Lewati Medan Terjal, Kapolres Kampar Pimpin Pemadaman 7 Titik Api

Di Kepulauan Meranti, nama Bripka Khairi sebelumnya dikenal melalui aktivitasnya sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Kayu Ara, Kecamatan Rangsang Pesisir. Selama sekitar empat tahun, ia menyisihkan waktu di tengah tugasnya untuk membawa buku kepada anak-anak di wilayah binaannya.

Dengan sepeda motor dinas yang dimodifikasi menjadi perpustakaan keliling sederhana, Khairi berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya. Sebuah boks di bagian belakang kendaraan diisi berbagai buku, mulai dari cerita anak, buku pelajaran hingga bacaan umum.

Setiap kali menemukan anak-anak berkumpul, Khairi biasanya berhenti. Boks dibuka, buku dikeluarkan, dan kegiatan membaca pun dimulai.

Baca Juga: Akibat Bakar Sampah, Lahan Kosong Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru Terbakar 

"Saya lakukan semata-mata untuk meningkatkan pendidikan anak-anak, terutama yang berada di pelosok. Saya tidak ingin ada anak kesulitan membaca hanya karena kurangnya sarana bacaan," ujar Khairi dalam kesempatan sebelumnya.

Kegiatan sederhana tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdiannya di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap berbagai fasilitas, termasuk bahan bacaan dan buku pelajaran.

Bagi anak-anak di desa binaannya, kehadiran Khairi bukan sekadar polisi yang datang untuk menjaga keamanan. Ia juga menjadi sosok yang membawa buku, mengajak membaca, sekaligus membuka ruang belajar di tengah keterbatasan.

Baca Juga: Wabup Rohil Ajak Pelajar Jauhi Perundungan dan Perkawinan Dini

Dedikasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada 28 Agustus 2025, Khairi menerima pinjam pakai satu unit kendaraan perpustakaan roda tiga untuk mendukung kegiatan literasi yang dilakukannya.

Kini, perjuangan membawa buku dari desa ke desa tersebut mengantarkan Khairi ke panggung penghargaan nasional. Dalam ajang Kompolnas Award 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/3026). Khairi menjadi wakil Polda Riau yang meraih peringkat pertama kategori perorangan untuk wilayah Desa 3T. 

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengatakan Kompolnas Award menjadi salah satu sarana untuk melihat dan mengevaluasi kinerja anggota Polri.

Baca Juga: Weekend Ini, Yuk Habiskan Waktu Bersama Orang-Orang Tersayang di Living World Pekanbaru

"Kompolnas Award ini sebagai acuan terhadap kinerja Polri. Mempermudah institusi Polri untuk mencari kinerja anggota Polri yang terbaik," ujar Listyo Sigit.

Menurutnya, penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong personel Polri untuk terus meningkatkan pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Yang dapat prestasi untuk mendorong insan-insan Polri yang lebih baik," lanjutnya.

Baca Juga: Bupati Inhu Sambut Baik Dukungan Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Atasi Karhutla 

Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan dan meminta tradisi pemberian apresiasi terhadap personel berprestasi terus dilanjutkan.

Bagi Polres Kepulauan Meranti, penghargaan yang diraih Khairi menjadi kebanggaan tersendiri. Terlebih, prestasi tersebut lahir dari pengabdian di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan akses.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

Baca Juga: Buron ke Jambi, Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Areal Kebun Sawit 

Menurutnya, penghargaan Kompolnas Award menjadi kebanggaan bagi institusi sekaligus pemacu semangat bagi personel lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

"Selamat kepqda Kisah Bripka Khairi yang telah menunjukkan bahwa pengabdian seorang polisi tidak selalu hadir dalam bentuk penanganan perkara atau menjaga keamanan. Di pelosok Meranti, pengabdian itu juga bisa datang dalam bentuk sederhana: sebuah motor, sebuah boks berisi buku, dan kemauan untuk membawa ilmu sampai ke anak-anak yang tinggal jauh dari pusat kota," ujarnya. (wir)

Editor : M. Erizal
bripka khairi 3t polres kepulauan meranti