
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) - Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Meranti masih dalam kondisi aman. Penyaluran kepada masyarakat juga berjalan sesuai jadwal, meski di sejumlah daerah di luar Meranti mulai terjadi antrean kendaraan saat pengisian BBM.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Meranti, Miftaulaid, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM melalui sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di wilayah Meranti.
“Untuk kondisi di Meranti, stok BBM masih aman dan penyalurannya masih sesuai jadwal,” ujar Miftaulaid, kepada Riau Pos, Selasa (22/9/2026)
Baca Juga: APBD-P Meranti Mulai Dibahas, KUA-PPAS Terpaut Rp2 Miliar dari RKPD
Menurutnya, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah daerah karena BBM merupakan kebutuhan penting masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas transportasi dan kegiatan ekonomi.
Berdasarkan rekapitulasi perbandingan realisasi BBM setiap APMS Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2025–2026, total realisasi Pertalite pada Januari hingga Agustus 2026 tercatat mencapai 10.309, sementara sepanjang 2025 tercatat 9.123. Dengan demikian, realisasi Pertalite dalam delapan bulan 2026 telah melampaui total realisasi tahun sebelumnya sebesar 1.186.
Sementara untuk Solar, realisasi sepanjang 2025 tercatat 5.081, sedangkan pada periode Januari–Agustus 2026 mencapai 4.410. Angka tersebut belum mencakup empat bulan terakhir tahun 2026 sehingga belum dapat dibandingkan sebagai realisasi satu tahun penuh.
Baca Juga: DPRD Sorot Gelombang Pindahnya Puluhan ASN Keluar Meranti, Nasib Pelayanan Masyarakat Dipertanyakan
Rekapitulasi tersebut juga menunjukkan adanya realisasi penyaluran pada sejumlah APMS di berbagai wilayah Meranti. PT Mas Artha Sarana mencatat realisasi 2026 sebesar 890 untuk Solar dan 4.725 untuk Pertalite. Kemudian PT Bumi Meranti Sejahtera mencatat 2.710 Solar dan 840 Pertalite.
Sementara itu, PT Usaha Sebati di Teluk Belitung mencatat 620 Solar dan 1.208 Pertalite. PT Afiyoke Trinanda Sejahtera di wilayah Rangsang mencatat 190 Solar dan 1.064 Pertalite. Sedangkan PT Meranti Sopia Jaya Mandiri di Jalan Alah Air Selatpanjang mencatat realisasi Pertalite sebesar 2.472.
Data tersebut merupakan rekapitulasi berdasarkan laporan yang disampaikan oleh masing-masing APMS kepada Disperindag Kabupaten Kepulauan Meranti. Miftaulaid menegaskan, Disperindag akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Baca Juga: Besok Kembali Pembelajaran Tatap Muka di Pekanbaru, Wako Agung Minta Siswa Tetap Pakai Masker
“Yang terpenting saat ini distribusi tetap berjalan dan stok masih aman. Kami terus memantau perkembangan di lapangan,” katanya.(wir)
Editor : Edwar Yaman