Pemilihan 12 Kepala Desa di Meranti Telah Dimulai 

Wira Saputra • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 17:52 WIB
Situasi pemilihan Pilkades di Desa Insit Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) pagi. Foto Wira Saputra
Situasi pemilihan Pilkades di Desa Insit Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) pagi. Foto Wira Saputra

SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) -- Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 digelar di 12 desa di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (8/10/2026). Sejauh pemantauan pemerintah daerah dan aparat keamanan, proses pemungutan suara berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Pilkades kali ini. Ratusan personel kepolisian diterjunkan bersama Linmas dan Babinsa untuk mengantisipasi gangguan keamanan, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki jumlah pemilih cukup besar.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita mengatakan, pengamanan tidak berhenti pada proses pencoblosan dan penghitungan suara. Polisi akan terus mengawal tahapan Pilkades hingga kepala desa terpilih dilantik.

Baca Juga: 2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026, Ada Disabilitas dan Beasiswa Sawit

"Dalam kegiatan pengamanan Pilkades kali ini, kami sudah melibatkan ratusan personel. Kami juga dibantu Linmas dan Babinsa yang ikut turun ke masing-masing TPS," ujar Gede pada hari yang sama.

Menurutnya, langkah pencegahan potensi konflik telah dilakukan sebelum hari pemungutan suara. Salah satunya melalui cooling system yang berlangsung hampir tiga bulan, dengan peningkatan intensitas selama dua bulan terakhir.

Petugas juga mendatangi sejumlah tempat ibadah dan lingkungan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta mengingatkan warga agar tidak terprovokasi oleh perbedaan pilihan.

Baca Juga: Kabut Asap Belum Aman, Murid Rohul Kembali Belajar dari Rumah Dua Hari

"Kami sebelumnya sudah melakukan cooling system selama hampir tiga bulan, khususnya efektif dalam dua bulan terakhir. Kami turun ke tempat-tempat ibadah untuk menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas," katanya.

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar juga turun memantau langsung sejumlah TPS. Dalam pemantauan tersebut, Asmar meminta masyarakat menjaga situasi tetap kondusif, terutama setelah pencoblosan dan memasuki tahapan penghitungan suara.

"Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di desa tempat pemilihan agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban," ujar Asmar.

Baca Juga: Udara Inhil Sangat Tidak Sehat, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Asmar bersama unsur Forkopimda memantau tiga TPS yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi Barat. Lokasi pertama yakni TPS 04 Jalan Kisin, Desa Alah Air, Kecamatan Tebing Tinggi. TPS tersebut tercatat memiliki 798 pemilih.

Pemantauan kemudian dilakukan di TPS 02 SMA Al-Muawanah. Sebanyak 795 pemilih tercatat dalam daftar pemilih di TPS tersebut. Pilkades di lokasi itu diikuti tiga calon, yakni M Yasir nomor urut 1, Amri nomor urut 2 dan Muhammad Ismun nomor urut 3.

Rombongan selanjutnya bergerak ke TPS 02 Kantor Desa Insit, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dengan jumlah 560 pemilih. Di Desa Insit, tiga calon bersaing memperebutkan suara warga. Mereka yakni Edi Helmi nomor urut 1, Jumir nomor urut 2 dan Fadli nomor urut 3.

Baca Juga: Wabup Muzamil Turun Tangan Bersihkan Halaman Perpustakaan Meranti

Asmar mengatakan, dari tiga lokasi yang dipantau, proses pemungutan suara berjalan tanpa gangguan berarti. "Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Forkopimda sudah melakukan patroli ke TPS-TPS yang melaksanakan pemilihan kepala desa. Ada tiga TPS yang sudah kami kunjungi, pertama di Alai dan sekarang di Insit. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan lancar," katanya.

Pemantauan Pilkades tidak hanya dilakukan di wilayah yang dikunjungi bupati. Sejumlah pejabat Pemkab Meranti juga ditugaskan memantau pelaksanaan pemungutan suara di kecamatan lainnya.

Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H Sudandri SH, melakukan pemantauan di Kecamatan Pulau Merbau. Sementara Asisten I H Irmansyah memantau pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Rangsang.

Baca Juga: Pre-Order Sekarang Ambil 16 Oktober, Harga iPhone 18 Pro Rp27 Jutaan dan Pro Max Mulai Rp29 Juta

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Febriadi ditugaskan memantau pelaksanaan Pilkades di Kecamatan Rangsang Pesisir.

Pemerintah daerah berharap kondisi kondusif tetap terjaga hingga seluruh tahapan Pilkades selesai. Warga juga diminta menerima hasil pemilihan dengan dewasa dan tidak menjadikan perbedaan dukungan sebagai pemicu perselisihan.

Polisi memastikan pengamanan akan tetap dilakukan setelah proses pemungutan suara, termasuk mengantisipasi potensi gesekan selama penghitungan dan penetapan hasil hingga kepala desa terpilih menjalani proses pelantikan.

 

Editor : Rinaldi
Pilkades Meranti aman dan tertib bupati asmar