Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hindari 3 Kandungan Berikut saat Berikan MPASI untuk Buah Hati

Edwar Yaman • Senin, 12 Desember 2022 | 08:30 WIB
Ketika anak keduanya, Ceisya, mulai masuk usia MPASI, Defy Pakartining Tyas banyak bereksperimen dengan bumbu dan menu. Jika Ceisya sedang ogah disuapi, Defy membuat menu dalam versi finger food.
Ketika anak keduanya, Ceisya, mulai masuk usia MPASI, Defy Pakartining Tyas banyak bereksperimen dengan bumbu dan menu. Jika Ceisya sedang ogah disuapi, Defy membuat menu dalam versi finger food.

JAKARTA (RIAUPOS.CO)  – Saat usia 6 bulan, bayi diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI). MPASI diperlukan karena setelah berusia 6 bulan, bayi membutuhkan tambahan energi, protein, dan zat besi. Dan hal itu tidak bisa diperoleh hanya dengan mengonsumsi ASI.

Para ibu harus memahami bagaimana tips memilih MPASI yang tepat dan aman untuk anak. Dalam kampanye #GenerasiSehatCerdas dan #teman1000haripertama, para orang tua diedukasi tentang 1.000 hari pertama merupakan kunci emas bagi tumbuh kembang bayi. Pada masa inilah ibu perlu untuk memperhatikan kecukupan nutrisi anak untuk mencegah malnutrisi serta stunting yang angkanya kini nampak terus berkembang di Indonesia.

“Tambahan MPASI harus terbuat dari bahan alami, yakni tanpa MSG, gula dan garam,” Gisela Jesica dari Booster Mix, Little Joy Indonesia kepada wartawan baru-baru ini.

Ia mencontohkan MPASI harus diperkaya dengan pengganti garam yang kaya akan asam folat, B9, dan B12. Selain itu dapat menambahkan beragam varian rasa, mulai dari ikan kembung, brokoli hingga wortel. Menurutnya tujuan dari pemberian MPSI adalah memperkenalkan tekstur makanan pada bayi sehingga keterampilan makan bayi dapat terasah. Meningkatkan imunitas pada bayi, karena kandungan MPASI diantaranya antioksidan, vitamin A dan FE, sering dijumpai di hati ayam, bayam ikan, brokoli dan lain-lain dan membantu pembentukan tulang, MPASI harus mengandung protein dan kalsium. Laman Kementerian Kesehatan mengimbau vahan makanan yang sebaiknya dihindari untuk MPASI. Apa saja?

 

1. Garam

Makanan tinggi garam sebaiknya dihindari karena ginjal bayi belum dapat mengolah garam dengan baik. Contohnya makanan cepat saji dan instan. Hindari pula penggunaan MSG.

 

2. Gula

Sebaiknya pemanis makanan yang berasal dari buah, atau susu formula. Hindari pula pemanis buatan dan hindari penggunaanya karena dapat berisiko kerusakan gigi dan diare.

 

3. Makanan Rendah Lemak

Karena bayi membutuhkan kalori, sebaiknya diberikan makanan kaya akan lemak supaya punya cadangan kalori.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#bahaya garam #makanan pendamping asi #mpasi