JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Bawang merah tentunya sudah menjadi bumbu paling wajib hampir di setiap masakan. Namun nyatanya, bawang merah yang kerap digunakan sebagai bumbu ini masih banyak yang belum memahami manfaatnya.
Tentunya bukan sekedar menambah rasa sedap pada masakan, namun bawang merah juga baik untuk kesehatan.
Seperti dilansir dari Medical Daily, Minggu(7/7), di balik sensasi pedih yang kerap mengundang air mata, bawang merah bisa mengurangi berbagai risiko penyakit.
Bukan hanya mencegah penyakit, bawang juga mengandung vitamin C dan baik untuk usus.
Ahli gizi dari Fitness Institute of Texas di University of Texas Victoria Jarzabkowski mencatat bahwa bawang merah adalah sumber vitamin C yang sangat baik.
Selain itu juga mengandung senyawa sulfur, flavonoid, dan phytochemical.
Kemudian, bawang merah juga mengandung hanya 45 kalori per sajian dan juga tidak mengandung lemak.
"Saya lebih suka merekomendasikan agar para ibu rumah tangga mengganti gula dengan bawang merah dan kurangi garam. Masakan akan lebih sedap dan sehat," katanya.
Tambahkanlah bawang merah pada setiap masakan setiap hari. Berikut 4 manfaat bawang merah.
Baca Juga: Abadikan Momen Indah dengan Calligraphy Keepsake
1. Sehatkan Jantung
Seperti diketahui, kolesterol jahat LDL dapat menumpuk di sepanjang dinding arteri.
Penumpukan dapat menyebabkan gumpalan darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Phytochemical yang terkandung dalam bawang bahkan dapat mengurangi jumlah LDL dalam darah. Ini telah dibuktikan dalam penelitian pada hewan.
2. Kurangi Risiko Kanker
Menurut sebuah studi pada 2017 dari University of Guelph, bawang merah memiliki kekuatan melawan kanker. Bawang merah mengandung quercetin dan anthocyanin dalam jumlah tinggi.
Pada hewan, bawang mengaktifkan jalur yang mendorong sel kanker untuk mati atau menghambat pertumbuhannya.
Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan sejauh mana manfaat ini pada manusia.
3. Bakteri Baik
Karena adanya serat pada bawang, maka bawang merah kaya dengan prebiotik yang dikenal sebagai inulin. Mengonsumsi bawang dapat menjaga bakteri baik di usus Anda.
4. Mengatur gula darah
Pasien dengan diabetes bisa menambahkan bawang merah sebagai pengganti gula dan garam Allium cepa, ekstrak bawang merah, telah menunjukkan potensi dalam menurunkan glukosa darah yang tinggi ketika diuji dalam penelitian pada hewan.
Sumber: JawaPos.com
Editor : M. Erizal