Namun mengonsumsi kopi dengan kebiasaan yang salah malah bisa meracuni tubuh. Kebiasaan-kebiasaan apa yang menyebabkan minum kopi malah menjadi bahaya bagi tubuh? Dikutip dari kanal YouTube dr Emasuperr berikut kebiasaan yang harus Anda hindari saat minum kopi.
1. Minum Kopi Setelah Bangun Tidur
Seringkali setelah bangun tidur tubuh masih terasa lemas dan mengantuk, sehingga rasanya ingin mengonsumsi kopi agar menghilangkan rasa kantuk tersebut.
Padahal kafein yang terdapat dalam kopi dapat mengganggu hormon kortisol dalam tubuh efeknya dapat meningkatkan kecanduan terhadap kafein. Sehingga apabila tidak minum kopi di pagi hari seperti ada yang kurang.
2. Minum Kopi Saat Mengantuk Sekali
Tubuh mempunyai ritme sirkadian 24 jam, dimana hormon pada tubuh tergantung dengan waktu saat terang dan gelap. Salah satu yang berpengaruh adalah adenosin, yaitu sinyal tidur pada otak.
Saat tubuh kelelahan maka sinyal adenosin akan meningkat dan membuat kita ingin tidur, sebaliknya jika sudah tidur pulas maka adenosin akan menurun.
Minum kopi saat mengantuk memang akan menghambat sinyal adenosin, tetapi ketika efek dari kafein tersebut menghilang, maka adenosin akan mengalir lebih banyak dan drastis pada otak. Sehingga membuat tubuh perlu lebih banyak waktu untuk tidur dan tubuh terasa lebih lelah.
3. Menambahkan Gula pada Kopi
Kopi mempunyai rasa yang pahit dan agak asam, untuk menjadikan minuman tersebut lebih lezat orang biasanya menambahkan gula pada kopi. Mengonsumsi kopi dengan gula yang berlebihan akan meningkatkan kadar insulin pada tubuh, sehingga tubuh lebih kecanduan pada gula.
Gula yang tinggi akan meningkatkan resiko obesitas, peningkatan penyimpanan lemak pada tubuh bahkan sampai resiko kanker.
4. Minum Kopi Tanpa Filter
Banyak orang yang minum kopi bubuk yang tidak disaring ampasnya. Ternyata kopi yang tidak disaring itu mengandung cafestol dan diterpen yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat pada tubuh. Kolesterol yang tinggi pada tubuh bisa meningkatkan resiko penyakit jantung, obesitas, stroke maupun penyakit kronis lainnya.
5. Minum Kopi dengan Cangkir Kertas/ Plastik
Jika membeli kopi diluar dan tidak dikonsumsi di tempat, seringnya minuman tersebut akan dikemas dalam wadah cangkir kertas atau plastik. Gelas kertas yang tahan panas tersebut di dalamnya dilapisi oleh film, apabila terkena air panas dengan suhu 85-100°C dan lebih dari 15 menit akan menguraikan mikroplastik di dalamnya.
Mikroplastik tersebut apabila terminum dapat menyebabkan obesitas, kerusakan hormon reproduksi bahkan sampai keterlambatan pertumbuhan dan kanker pada manusia.
6. Minum Kopi Sambil Makan Besar
Minum kopi saat makan dapat menghambat penyerapan zat besi hingga 30 persen. Selain itu kopi juga berpengaruh terhadap tingkat penyimpanan zat besi. Hal ini karena kopi mengandung polifenol, tanin dan asam klorogenat yang dapat menghambat penyerapan zat besi dalam proses pencernaan. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan gejala seperti kelelahan, perut mules, diare bahkan gangguan konsentrasi.
7. Minum Kopi Saat Stress
Ketika stress biasanya orang akan mengonsumsi lebih banyak kopi sebagai stimulan pada otak dan meningkatkan mood agar suasana hati membaik.
Namun efek mengonsumsi kafein saat stress hanya bertahan sementara dan semakin meningkatkan kondisi stress pada tubuh. Gejala yang tidak disadari yaitu nyeri kepala, sering buang air kecil, mulas bahkan kecemasan dan kelelahan yang tidak kunjung hilang walaupun sudah beristirahat.
Ketika mengonsumsi kopi, sebaiknya pilih yang sudah melalui proses pemanggangan, karena saat penanaman kopi menggunakan pestisida untuk melindungi dari hama. Proses pemanggangan kopi dapat menghancurkan residu hingga 99 persen.
Jangan lupa untuk perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi karena ketika minum kopi Anda akan lebih sering buang air kecil.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi