Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Waspada! Ini Bahayanya Kebiasaan Konsumsi Minuman Manis Kekinian, Jangan Sampai Kena Sakit Ginjal dan Diabetes

Redaksi • Selasa, 6 Agustus 2024 | 15:35 WIB
ILUSTRASI
ILUSTRASI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Minuman kekinian saat ini menjamur bak cendawan tumbuh di musim hujan. Di mana-mana outletnya bisa ditemui. Dengan variasi rasa, bentuk yang menarik, dan kemasan yang estetik membuat generasi z selaku sasaran pasarnya tergoda untuk mencicipi.

Beragam toping disajikan, bentuknya menarik dengan warna-warni yang nyentrik. Rasanya tentu saja sangat menggugah selera, apalagi dinikmati di tengah terik matahari, seketika dahaga sirna tak tersisa.

Namun, tanpa disadari bahwa minuman tersebut mengandung gula yang cukup tinggi? Melansir dari Mount Alvernia Hospital, Singapura, minuman manis, seperti milk tea, brown sugar milk tea dengan bubble, dan lain-lain memiliki kadar gula yang berkisar antara 8-10 sendok teh!

Bayangkan bila kamu mengonsumsi minuman kekinian tersebut secara rutin. Kebiasaan mengonsumsi minuman manis sudah diketahui berbahaya bagi kesehatan, karena bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Simak ulasannya lebih lanjut di sini.

Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minuman manis meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit tidak menular seperti serangan jantung dan beberapa tipe kanker.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh TH Chan School of Public Health Universitas Harvard yang menganalisis data dari 37 ribu laki-laki dan 80 ribu perempuan selama 30 tahun, menemukan bahwa semakin banyak minuman bergula yang dikonsumsi seseorang, semakin besar pula risiko kematian dini bagi orang tersebut.

Bahkan sebuah jurnal kesehatan berjudul Kandungan Gizi dalam Minuman Kekinian “Boba Milk Tea” (2021) menjelaskan, segelas minuman manis kekinian rupanya memiliki kadar gula maupun kalori yang sangat tinggi.

Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta dan merupakan penelitian deskriptif dengan Simple Random Sampling.

Penelitian itu menemukan kalori yang terdapat dalam Boba Milk Tea adalah > 300 Kkal, rata-rata protein dan lemak adalah 0,47% dan 2,99%. Rata-rata kandungan sukrosa adalah 73,44 %.

Padahal, Pedoman diet Indonesia untuk konsumsi gula adalah 10 persen dari energi. Sementara energi yang kita butuhkan dalam sehari hanya sebesar 2.000 Kkal.

Idealnya energi dari gula hanya 200 Kkal dalam sehari. Persoalannya, saat seseorang meminum minuman Boba Milk Tea, tubuh akan menerima energi dari gula sebesar > 300 Kkal.

Artinya tubuh telah kelebihan 100 Kkal dalam sehari. Itu pun dengan asumsi seseorang tersebut hanya menerima gula dari Boba Milk Tea, tidak dari minuman atau makanan manis lain.

Untuk diketahui, rata-rata minuman kaleng yang manis atau jus buah, memberikan sekitar 150 kalori yang hampir semuanya berasal dari gula tambahan.

Bila kamu minum hanya satu dari minuman manis tersebut setiap hari, dan tidak mengurangi kalori dari makanan, kamu bisa mengalami peningkatan berat badan hingga 2,2 kilogram dalam setahun.

Dampak Konsumsi Minuman Manis bagi Kesehatan

1. Penyakit ginjal

Minuman tinggi gula bisa menyebabkan obesitas, diabetes, dan hipertensi, yang semuanya itu merupakan faktor risiko untuk penyakit ginjal.

2. Diabetes tipe 2

Dampak kebiasaan minum minuman manis lainnya yang juga sudah jelas terbukti adalah diabetes tipe 2.

Seseorang yang mengonsumsi minuman manis secara teratur, 1-2 kaleng sehari atau lebih, memiliki risiko 26 persen lebih besar terkena diabetes tipe 2 dibanding orang yang jarang mengonsumsi minuman tersebut.

Risiko bahkan lebih besar pada orang dewasa muda dan orang Asia.

3. Penyakit jantung

Sebuah penelitian yang diikuti 40.000 pria selama dua dekade menemukan, bahwa mereka yang rata-rata minum satu kaleng minuman manis per hari memiliki risiko 20% lebih tinggi terkena serangan jantung, atau meninggal akibat serangan jantung dibandingkan pria yang jarang mengonsumsi minuman manis.

Sebuah studi pada wanita juga menemukan hal yang serupa dalam hubungan minuman manis dengan penyakit jantung.

Studi Kesehatan Perawat, yang melacak kesehatan hampir 90.000 wanita selama dua dekade, menemukan bahwa wanita yang minum lebih dari dua porsi minuman manis setiap hari, memiliki risiko 40 persen lebih tinggi terkena serangan jantung atau kematian akibat penyakit jantung, daripada wanita yang jarang minum minuman manis.

Hal itu karena orang yang minum banyak minuman manis cenderung memiliki berat badan berlebih yang bisa meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan lain-lain.

4. Nyeri sendi (gout)

Menurut sebuah penelitian, kebiasaan mengonsumsi minuman manis setiap hari juga meningkatkan risiko asam urat sebanyak 75 persen lebih tinggi daripada orang yang jarang meminumnya.

5. Obesitas

Kebanyakan orang yang punya kebiasaan minuman manis tidak mengimbanginya dengan mengurangi kalori dari makanan yang dikonsumsinya.

Inilah yang menyebabkan kebiasaan tidak sehat tersebut bisa meningkatkan berat badan yang berujung pada obesitas.

Berat badan berlebih atau obesitas juga bisa meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, osteoarthritis, sleep apnea dan masalah pernapasan, dan masih banyak lagi.

6. Penyakit hati non-alkohol

Sebuah studi baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology menemukan, bahwa minum satu atau lebih minuman manis setiap hari selama lima sampai tujuh tahun dapat menyebabkan penyakit hati berlemak.

7. Kerusakan gigi

Bahaya mengonsumsi minuman manis lainnya yang mungkin sudah diketahui banyak orang adalah kerusakan gigi. Hal itu karena bakteri dalam mulut bisa menggerogoti sisa gula yang ditinggalkan minuman tidak sehat tersebut.

Saat bakteri mengonsumsi gula, ia mulai menghasilkan asam yang akan mengikis email gigi kamu. Akibatnya, gigi menjadi lebih tipis dan rapuh, sehingga kamu berisiko mengalami gigi berlubang.

Laporan: Edwir S (Pekanbaru)

Silakan simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu dengan mengakses Riau Pos WhatsApp Channel

 

Editor : RP Edwir Sulaiman
#Boba Brown Sugar #diabetes #Milk Tea #bahaya minuman manis #kandungan gula tersembunyi #sakit ginjal