Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Mengenal Kista Ovarium, Masihkah Menjadi Momok bagi Wanita? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Redaksi • Minggu, 17 November 2024 | 12:40 WIB
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Awal Bros Pekanbaru DR ANDI NINA MALARANGGENG SPOG
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Awal Bros Pekanbaru DR ANDI NINA MALARANGGENG SPOG

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - BAGI wanita, mendengar penyakit kista ovariaum sangat menakutkan. Penyakit ini menjadi momok mengerikan karena bisa menyebabkan  tidak mendapat keturunan. Namun dengan kemajuan teknologi saat ini, kista ovarium bisa disembuhkan. Pada dasarnya kista ovarium tidaklah berbahaya. Yang menimbulkan masalah sulit hamil dan komplikasi lainnya  adalah ketika kista tidak ditangani dengan benar.

Kista ovarium adalah benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium) wanita. Kondisi ini tergolong sering dialami oleh wanita.

Hadirnya kista di ovarium memang sulit terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala. Kista baru menampakkan gejala ketika telah berkembang.

Penanganan Kista Ovarium bisa dilakukan melalui observasi atau operasi. Observasi dilakukan pada Kista Fungsional.

Tindakan Operasi akan dilakukan bila : Kista sudah besar (ukuran 8 cm atau lebih), disertai keluhan seperti nyeri hebat atau nyeri perut disertai demam.

Bila terdapat gejala seperti diatas ditakutkan terjadi kista yg terpuntir, kista pecah atau Kista terinfeksi sehingga perlu penanganan segera.

Dengan kemajuan teknologi saat ini tindakan operasi bisa dilakukan melalui sayatan kecil di perut namanya operasi memakai alat laparoskopi.

Kista yang berukuran di bawah 8 cm bisa dioperasi dengan menggunakan laparaskopi.

Baca Juga: Pemulangan Jemaah Haji Selesai, 62 Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi

Bila kista besar dan dicurigai ada perlengketan dengan organ sekitarnya operasi tidak dilakukan dengan cara laparoskopi tetapi dengan Operasi Laparotomi yaitu dengan sayatan di bagian bawah perut untuk membuka rongga perut.

Tindakan yang dilakukan adalah membuang kista saja atau membuang ovarium tergantung usia penderita, jenis kistanya dan tingkat kesulitannya.

Kista bisa mengenai semua kelompok umur, anak-anak, remaja, usia dewasa. Terbanyak pada usia reproduksi yaitu usia 20 tahun sampai 35 tahun.

Baca Juga: Cegah Narkoba, Pjs Bupati Kuansing Ceritakan Pengalaman saat Jadi Direktur RSJ Tampan dan Penyebab Orang Gangguan Jiwa Dirawat Disana

Oleh karena itu kita sebaiknya rutin memeriksakan diri ke dokter atau segera ke dokter bila ditemui gejala2 seperti di atas.

Diharapkan setelah membaca ulasan ini Kista Ovarium tidak menjadi momok yang menakutkan lagi bagi wanita karena bila diketahui secara cepat dan ditangani secara tepat gangguan yang bisa menyebabkan sulit hamil bisa dihindari.***

Editor : RP Bayu Saputra
#rs awal bros #Kista Ovarium #kista #penyebab kista ovarium #tanda tanda kista ovarium #dr andi nina malaranggeng spog #kesehatan