Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Tetap Sehat saat Lebaran Iduladha, Nikmati Daging Kurban tanpa Khawatir

Redaksi • Minggu, 8 Juni 2025 | 15:17 WIB
dr. Poerniati Koes Andrijani, Sp.PD, FINASIM Dokter Spesialis  Penyakit Dalam  RS Awal Bros Pekanbaru
dr. Poerniati Koes Andrijani, Sp.PD, FINASIM Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Awal Bros Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Lebaran Iduladha adalah momen istimewa yang identik denganibadah kurban dan hidangan berbahan dasar daging sapi atau kambing.

Meski nikmat, konsumsi daging merah secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol tinggi, asam urat, diabetes, dan penyakit jantung.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap menjaga pola makan dan gaya hidup selama perayaan ini.

Salah satu langkah utama yang perlu dilakukan adalah membatasi porsi konsumsi daging. Porsi aman konsumsi daging merah disarankan sekitar 100–150 gram per hari atau setara dengan ukuran telapak tangan, dan sebaiknya menghindari jeroan.

Mengonsumsi daging secara berlebihan bisa menimbulkan beberapa tanda pada tubuh, seperti perut kembung, sembelit, bau mulut, mudah lelah, nyeri sendi akibat asam urat tinggi, hingga peningkatan tekanan darah dan kolesterol.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya mulai mengurangi konsumsi daging dan memperbanyak asupan air putih serta sayuran.

Selain itu, ada beberapa tanda bahaya yang perlu diwaspadai setelah mengonsumsi daging dalam jumlah besar. Tanda-tanda tersebut antara lain nyeri dada atau sesak napas, tekanan darah melonjak disertai sakit kepala hebat, pembengkakan di kaki atau perut, mual dan muntah yang menetap, buang air kecil berkurang atau terasa nyeri, serta rasa panas dan nyeri pada kaki atau tangan terutama di malam hari yang bisa menandakan kadarasam urat tinggi.

Jika mengalami gejala-gejala ini, segera konsultasikan ke dokter spesialis penyakit dalam. Cara memasak juga berpengaruh terhadap kesehatan. Olahan daging seperti gulai, rendang, atau tongseng yang dimasakdengan santan dan minyak berlebih bisa meningkatkan lemak jenuh dalam tubuh.

Untuk itu, sebaiknya pilih metode memasak yang lebih sehat seperti memanggang, merebus, atau mengukus, serta gunakan rempah alami seperti kunyit, jahe, dan bawang putih untuk menambah cita rasa tanpa risiko kesehatan.

Mengimbangi konsumsi daging dengan memperbanyak sayuran dan buah juga sangat penting agar asupan serat terpenuhi dan pencernaan tetap lancar.

Selama merayakan Idul Adha, jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi 8–10 gelas air putih per hari. Air putih membantu membuang kelebihan purin dan menjaga fungsi ginjal tetap optimal.

Selain itu, tetap aktif bergerak setelah makan juga penting untuk membantu proses metabolisme. Hindari langsung tidur setelah makan besar dan cobalah melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki atau membersihkan rumah.

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit kronis, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setelah Lebaran. Pemeriksaan kadar kolesterol, gula darah, tekanan darah, serta konsultasi gizi dapat membantu mengontrol kondisi kesehatan agar tetap stabil.

Di RS Awal Bros, kami menyediakan layanan lengkap mulai dari konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam, pemeriksaan laboratorium, hingga edukasi gizi dan penanganan gangguan metabolik lainnya.

Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1446 H. Semoga ibadah dan kurban kita diterima Allah SWT, dan kita semua selalu diberi kesehatan dan keberkahan. Jangan tunda untuk memeriksa kesehatan Anda. Untuk informasi lebih lanjut atau membuat janji konsultasi, kunjungi www.awalbros.com, hubungi call center di 1500 088, atau gunakan aplikasi Halo Awal Bros.***

Editor : Bayu Saputra
#rs awal bros #awal bros pekanbaru #iduladha