RIAUPOS.CO - Terganggu karena cegukan yang tak berhenti? Secara medis, cegukan terjadi akibat kontraksi tiba-tiba pada otot diafragma yang berperan penting dalam proses pernapasan.
Kontraksi ini memicu penutupan pita suara secara cepat, sehingga menghasilkan suara khas yang sering kita dengar.
Meski terkesan tidak berbahaya, cegukan yang muncul berulang kali tanpa bisa kita kontrol sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bunyi "hik" yang muncul berulang bisa membuat tidak nyaman saat makan, berbicara, hingga istirahat.
Baca Juga: Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Ribuan Liter Diamankan
Penyebabnya pun beragam, mulai dari makan terlalu cepat, minuman bersoda, hingga emosi seperti stres atau kegembiraan berlebihan.
Dilansir dari laman resmi Ekahospital dan Alodokter, sebagian besar cegukan bisa hilang dengan sendirinya.
Meski demikian, ada beberapa cara sederhana yang terbukti efektif untuk menghentikan cegukan dalam waktu singkat, apa saja? Simak di bawah ini:
Baca Juga: 10 Positif Narkoba Dalam Razia THM di Perawang Siak, Ditemukan Juga 5 Anak di Bawah Umur
1. Tahan Napas Beberapa Detik
Menahan napas merupakan cara paling klasik namun tetap efektif. Tarik napas dalam-dalam, lalu tahan selama 10–20 detik sebelum menghembuskannya perlahan.
Teknik ini membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah, yang dapat meredakan kontraksi diafragma penyebab cegukan.
Baca Juga: Sudah Dua Hari Lakukan Pencarian, Jasad Rayendra yang Diduga Tenggelam Belum Juga Ditemukan
Metode ini bekerja secara fisiologis dengan "mengalihkan" sistem pernapasan tubuh. Lakukan hingga 2–3 kali pengulangan untuk hasil maksimal. Banyak orang merasakan cegukan langsung berhenti setelah mencoba cara ini.
2. Bernapas Menggunakan Kantong Kertas
Caranya, ambil kantong kertas, lalu hirup dan hembuskan napas di dalamnya selama beberapa saat. Teknik ini meningkatkan kadar karbon dioksida dalam tubuh, sehingga membantu diafragma menjadi lebih rileks.
Baca Juga: Dua Warga Kota Bangun Kampar Ditangkap Polisi, 40 Paket Sabu Turut Diamankan
Namun, penting untuk diingat, jangan gunakan kantong plastik karena berbahaya. Pastikan juga Anda tetap bernapas dengan nyaman dan tidak berlebihan saat melakukan cara ini.
3. Minum Air Putih secara Perlahan
Minum air menjadi solusi praktis yang sering digunakan untuk mengatasi cegukan. Anda bisa meneguk air secara perlahan atau sekaligus dalam jumlah cukup banyak. Cara ini dipercaya dapat merangsang saraf vagus yang berperan dalam mengontrol diafragma.
Selain itu, aliran air yang masuk ke tubuh juga membantu "menyetel ulang" pola kontraksi yang tidak normal pada diafragma. Untuk hasil terbaik, gunakan air putih suhu normal atau sedikit dingin.
4. Berkumur dengan Air Dingin atau Air Es
Berkumur dengan air dingin dapat memberikan efek stimulasi pada saraf di bagian belakang tenggorokan. Hal ini membantu "mengganggu" refleks cegukan sehingga bisa berhenti lebih cepat.
Baca Juga: Ini Alasan Mundurnya Sepakbola Italia
Selain berkumur, Anda juga bisa mencoba minum air dingin sedikit demi sedikit. Sensasi dingin yang masuk ke tubuh sering kali membantu meredakan kontraksi yang terjadi secara tiba-tiba.
5. Konsumsi Gula atau Madu
Mengonsumsi satu sendok gula atau madu bisa menjadi cara alternatif untuk menghentikan cegukan. Sensasi manis yang kuat dapat merangsang saraf di tenggorokan dan membantu menghentikan kontraksi diafragma.
Baca Juga: Komposter Jadi Solusi Kurangi Sampah Organik
Meski terlihat sederhana, metode ini cukup populer dan banyak digunakan. Selain gula, Anda juga bisa mencoba madu karena lebih alami dan memiliki manfaat tambahan bagi kesehatan.
6. Lakukan Teknik Pernapasan atau Manuver Valsava
Teknik ini dilakukan dengan menutup hidung dan mulut, lalu mencoba menghembuskan napas dengan kuat, seolah-olah sedang mengejan. Cara ini membantu mengatur tekanan di dalam rongga dada dan memengaruhi kerja diafragma.
Baca Juga: Pacu Sampan Jadi Agenda Budaya dan Wisata Andalan Kampar
Meski terdengar teknis, metode ini cukup efektif jika dilakukan dengan benar. Namun, pastikan Anda melakukannya secara perlahan agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman.
7. Hindari Pemicu dan Atur Pola Makan
Selain mengatasi cegukan, penting juga untuk mencegahnya. Hindari makan terlalu cepat atau dalam jumlah berlebihan, karena hal ini dapat memicu iritasi pada diafragma. Batasi juga konsumsi minuman bersoda dan alkohol.
Baca Juga: Chelsea Hancurkan Port Vale 7-0 untuk Melaju ke Semifinal Piala FA
Mengelola stres juga menjadi kunci penting, karena emosi yang tidak stabil dapat memengaruhi sistem saraf yang mengatur pernapasan. Dengan pola hidup yang lebih teratur, risiko cegukan berulang bisa diminimalkan.
Itu adalah 7 cara mengatasi cegukan yang efektif. Walaupun cegukan tidak berbahaya, tetapi harus diwaspadai jika berlangsung lebih dari 48 jam atau disertai gejala lain seperti nyeri dada dan sesak napas. Segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis lebih lengkap.
Editor : M. Erizal