RIAUPOS.CO – Sayur bayam sangat mudah ditemukan dan kerap menjadi sayur favorit di tanah air. Bayam juga terkenal kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.
Namun seringkali kita tidak menyadari jika salah cara memasak, maka kandungan vitamin dalam sayur akan hilang.
Bayam yang kaya akan zat besi, vitamin A, vitamin C, hingga serat, jika cara memasak kurang tepat, maka beberapa vitamin penting justru bisa hilang.
Baca Juga: Nekat Kabur, Tersangka Curat dan Curanmor 16 TKP di Rohul Dihadiahi Timah Panas, Satu DPO
Maka dari itu penting untuk mengetahui cara memasak yang benar agar kandungan nutrisi sayuran hijau yang sangat baik untuk kesehatan tubuh ini tetap utuh.
Berikut ada 4 cara mengolah bayam seperti dilansir dari Very Well Health:
1. Ditumis
Baca Juga: Epson Buka Gerbang Solusi Teknologi, Surabaya Kini Punya Pusat Kendali Baru
Mengolah sayur bayam yang paling mudah adalah ditumis. Menumis merupakan satu cara paling populer sekaligus efektif untuk mengolah sayuran ini.
Dengan ditumis, selain memberikan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih menarik, metode ini juga memiliki manfaat penting dari sisi nutrisi.
Bayam mengandung berbagai vitamin larut seperti vitamin A dan senyawa karotenoid, sehingga penyerapannya akan meningkat ketika dikonsumsi bersama lemak sehat.
Baca Juga: Pengedar Sabu di Kemuning Inhil Ditangkap di Tepi Jalan, Polisi Buru Pemasok
Menumis bayam dengan sedikit minyak atau menggantinya dengan minyak zaitun dapat membantu tubuh menyerap nutrisi tersebut dengan lebih optimal.
Bayam cukup ditumis dalam waktu singkat hingga layu saja agar vitaminnya tetap terjaga dan manfaatnya tetap optimal.
Karena jika bayam dimasak terlalu lama, dapat merusak vitamin yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C.
Baca Juga: Diduga Cabuli Cucu Sendiri, Kakek di Kubu Babussalam Rohil Dilaporkan Isterinya
2. Rebus Singkat
Metode blanching atau merebus bayam dalam waktu sangat singkat menjadi solusi yang efektif agar kandungan oksalat dalam bayam tetap terjaga.
Oksalat adalah senyawa yang dapat mengikat mineral seperti kalsium dan zat besi sehingga menghambat penyerapannya oleh tubuh.
Baca Juga: Besok, Ajang Basket Pelajar Terbesar di Riau Rajawali CUP IV Resmi Dimulai
Dengan merebus bayam selama sekitar 30 detik hingga satu menit, kadar oksalat dapat berkurang secara signifikan tanpa menghilangkan terlalu banyak nutrisi penting.
Setelah direbus, bayam biasanya langsung direndam dalam air dingin untuk menghentikan proses pemasakan agar tidak berlanjut.
Meskipun ada sedikit kehilangan vitamin larut air, manfaat pengurangan oksalat ini sangat penting.Selain itu, bagi orang yang berisiko mengalami batu ginjal atau memiliki masalah penyerapan mineral bayam dapat lebih aman dikonsumsi.
Baca Juga: Antrean BBM di Pulau Bengkalis Mengular, Warga Keluhkan Aktivitas Ekonomi Terganggu
Agar nutrisi tidak terbuang sia-sia, air rebusan bayam juga bisa dimanfaatkan sebagai kaldu atau campuran sup.
3. Dikukus
Mengukus bayam sering dianggap sebagai salah satu metode paling sehat karena mampu mempertahankan sebagian besar kandungan nutrisinya.
Baca Juga: Cuaca Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir, BPBD Kampar Imbau Warga Siaga
Berbeda dengan merebus karena dapat menyebabkan vitamin larut air seperti vitamin C dan vitamin B kompleks hilang ke dalam air.
Namun proses pengukusan dapat menjaga nutrisi tetap berada di dalam daun bayam, sehingga bermanfaat untuk tubuh.
Selain itu, metode ini juga tidak memerlukan tambahan minyak, sehingga cocok bagi kamu yang sedang menjalani pola makan rendah lemak atau diet sehat.
Tekstur bayam yang dikukus cenderung lebih lembut dan mudah dicerna oleh tubuh, sehingga baik untuk semua kalangan.
Dengan waktu pengukusan yang singkat, bayam tetap mempertahankan warna hijau segarnya sekaligus kandungan antioksidan penting.
4. Dikonsumsi Mentah
Baca Juga: Lakukan 4 Langkah Sederhana Ini, Dijamin Ban Motor Tak Berdecit Lagi
Bayam bisa dikonsumsi dalam keadaan mentah, seperti dalam salad atau smoothie biasa menjadi pilihan terbaik.
Ini karena bayam yang dikonsumsi mental masih mempertahankan vitamin yang sensitif terhadap panas, seperti vitamin C dan folat.
Dalam kondisi mentah, bayam tidak mengalami proses pemanasan sehingga kandungan nutrisinya tetap utuh.
Baca Juga: 4 Kantin di MTsN 3 Rohul Terbakar, Satu Honda dan Kusen Jendela Gedung Belajar Ikut Hangus
Namun, ada hal yang perlu diperhatikan, tidak semua nutrisi dalam bayam mudah diserap tubuh saat dimakan mentah.
Beberapa senyawa seperti zat besi non-heme membutuhkan bantuan vitamin C agar dapat diserap dengan lebih baik.
Selain itu, kandungan oksalat dalam bayam mentah juga masih cukup tinggi, sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Baca Juga: Wako Agung Nugroho Usulkan Nama Pendiri Kota untuk Pintu Tol Pekanbaru
Oleh karena itu, cara terbaik mengkonsumsinya adalah dengan mengkombinasikan bayam mentah dengan makanan lain, seperti buah-buahan kaya vitamin C yaitu jeruk, stroberi, atau tomat, serta sumber lemak sehat seperti alpukat atau minyak zaitun.
Editor : M. Erizal