Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jangan Anggap Sepele! Jarang Minum Air Putih Bisa Berdampak terhadap Kesehatan, Salah Satunya Risiko Batu Ginjal

Redaksi • Sabtu, 11 April 2026 | 12:24 WIB
Ilustrasi minum air putih. (Freepik)
Ilustrasi minum air putih. (Freepik)

 

(RIAUPOS.CO) - Air putih punya peran sangat vital bagi kesehatan tubuh. Namun tetap saja banyak orang yang menyepelekan. Padahal sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Bahkan mencapai lebih dari separuh berat badan. Artinya, kekurangan asupan air bisa langsung berdampak pada berbagai fungsi organ.

Melansir dari laman Halodoc dan keslan.kemkes.go.id, kurang minum air putih dapat memicu beragam masalah kesehatan. Mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius. Kondisi ini sering terjadi karena kebiasaan buruk, seperti mengganti air putih dengan minuman manis atau terlalu sibuk hingga lupa minum.

Padahal, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mendukung metabolisme, kinerja otak, hingga sistem imun. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi, tubuh akan mengalami dehidrasi yang berdampak luas. Berikut adalah sederet bahaya yang bisa terjadi jika kamu jarang minum air putih.

Baca Juga: Detik-Detik Menegangkan Jelang Negosiasi Iran-Amerika Serikat, Kebrutalan Israel di Lebanon Jadi Penghalang

1.  Risiko Batu Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih

Kurang minum air putih membuat tubuh kesulitan membuang racun melalui urine. Akibatnya, zat-zat sisa bisa mengendap di ginjal. Hal ini meningkatkan risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih (ISK). Kondisi ini cukup serius dan membutuhkan penanganan medis.

2.  Tubuh Mudah Lelah dan Lemas

Kurangnya cairan membuat aliran darah tidak optimal. Akibatnya, oksigen dan nutrisi tidak tersalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Kondisi ini membuat tubuh cepat lelah, lemas, bahkan sulit beraktivitas. Energi yang menurun juga berdampak pada produktivitas harian.

3.  Masalah Pencernaan dan Sembelit

Air berperan penting dalam melancarkan sistem pencernaan. Kekurangan cairan membuat tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Kondisi ini memicu sembelit, kram perut, hingga gangguan pencernaan lainnya. Jika dibiarkan, masalah ini bisa semakin parah.

Baca Juga: Kemenhaj Jajaki Sistem Daftar Haji tanpa Antrean, Ini Salah Satu Opsinya

4. Tekanan Darah Menurun

Dehidrasi dapat menyebabkan volume darah menurun. Dampaknya, tekanan darah ikut turun dan membuat tubuh terasa lemas. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa memicu pusing hingga pingsan.

5. Kram Otot

Kehilangan cairan dan elektrolit, terutama setelah aktivitas fisik, dapat menyebabkan kram otot. Tanpa asupan air yang cukup, tubuh kesulitan menjaga keseimbangan elektrolit seperti natrium dan kalium.

6.  Kulit Kusam dan Tidak Sehat

Air membantu tubuh membuang racun. Jika tubuh kekurangan cairan, racun dapat menumpuk dan berdampak pada kulit. Akibatnya, kulit terlihat kusam, kering, bahkan rentan berjerawat.

7.  Sulit Fokus dan Kabut Mental

Otak manusia sebagian besar terdiri dari air. Ketika tubuh kekurangan cairan, fungsi otak ikut terganggu. Dampaknya, kamu bisa mengalami sulit fokus, pikiran terasa "berkabut", hingga menurunnya daya ingat. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa mengganggu performa kerja.

 Baca Juga: WFH Dimulai, Kinerja ASN Tetap Diawasi Kepala OPD, Kuansing dan Rohil Masih Lakukan Kajian

8.  Sistem Imun Melemah

Saat tidur, tubuh bekerja memperbaiki diri, termasuk memperkuat sistem imun. Namun, tanpa asupan air yang cukup, proses ini tidak berjalan optimal. Akibatnya, daya tahan tubuh menurun dan kamu lebih mudah terserang penyakit.

 

9.  Mual dan Muntah

Saat tubuh kekurangan cairan, suhu tubuh bisa meningkat, terutama saat beraktivitas di cuaca panas. Jika tidak diimbangi dengan minum, kondisi ini dapat memicu mual dan muntah sebagai respons tubuh.

 

10.  Mudah Bad Mood dan Emosional

Dehidrasi juga berdampak pada kesehatan mental. Kurangnya cairan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh. Akibatnya, suasana hati menjadi tidak stabil, mudah marah, hingga merasa murung.***

Editor : Edwar Yaman
#manfaat air putih #air putih #batu ginjal #kesehatan