
(RIAUPOS.CO) - Konsumsi makanan dan minuman manis memang sulit dihindari oleh sebagian orang. Mulai dari teh manis, kopi kekinian, minuman bersoda hingga aneka camilan manis menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Namun, terlalu banyak mengonsumsi gula ternyata dapat memengaruhi kondisi tubuh dan memunculkan berbagai tanda yang sering kali tidak disadari. Tubuh yang kebanyakan gula atau mengalami kadar gula darah tinggi dapat memberikan sinyal tertentu.
Kondisi ini tidak selalu langsung terasa berat, tetapi bila dibiarkan terlalu lama dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk diabetes.
1. Merasa Haus dan Buang Air Kecil
Salah satu tanda yang paling umum adalah sering merasa haus dan buang air kecil. Saat kadar gula dalam darah meningkat, tubuh akan berusaha mengeluarkannya melalui urine sehingga seseorang menjadi lebih sering ke kamar mandi dan mudah merasa haus
2. Mudah Lelah
Selain itu, tubuh mudah lelah meski tidak melakukan aktivitas berat juga bisa menjadi pertanda. Hal ini terjadi karena tubuh kesulitan mengubah gula menjadi energi secara optimal.
3. Mudah Lapar
Tanda lain yang kerap muncul adalah mudah lapar atau sering ingin makan makanan manis. Meski sudah makan, sebagian orang tetap merasa lapar karena energi dalam tubuh tidak terserap dengan baik.
4. Penglihatan Kabur
Tidak sedikit pula orang mengalami penglihatan terasa kabur, terutama jika kadar gula meningkat cukup tinggi. Kondisi ini terjadi karena perubahan cairan pada lensa mata yang memengaruhi fokus penglihatan.
5. Masalh Kulit
Di sisi lain, kulit terasa lebih kering, gatal, atau muncul masalah kulit tertentu juga dapat menjadi sinyal tubuh kebanyakan gula.
Baca Juga: Menurut Syariat Islam, Inilah 8 Aturan Pembagian Daging Kurban Iduladha yang Benar
6. Sering Mengantuk
Beberapa orang juga mengeluhkan sering mengantuk setelah makan manis, sulit berkonsentrasi, hingga suasana hati yang mudah berubah. Kondisi tersebut dapat dipicu oleh lonjakan dan penurunan gula darah yang terlalu cepat.
Untuk membantu menjaga kadar gula tetap stabil, masyarakat disarankan mulai mengurangi konsumsi minuman berpemanis, memperbanyak air putih, mengonsumsi makanan tinggi serat, serta rutin berolahraga.
Menjaga pola tidur dan mengelola stres juga berperan penting terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan. Apabila gejala-gejala tersebut sering muncul atau berlangsung dalam waktu lama, tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan gula darah guna memastikan kondisi kesehatan sejak dini.***
Editor : Edwar Yaman