Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Jaga Tekanan Darah dan Kolesterol Tetap Aman, Konsumsi Daging Kurban dengan Bijak, Ini Tips Sehatnya

Redaksi • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:59 WIB
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha. (Magnific/ freepik)
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha. (Magnific/ freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Iduladha adalah momen dimana banyak terdapat daging kurban. Momen ini juga terdapat banyak kegembiraan karena di meja makan ada berbagai olahan daging.

Walaupun dalam momen kegembiraan, namun Anda tak boleh bablas makan daging. Jangan konsumsi daging secara berlebihan, perhatikan pola makan, salah akan berdampak negatif bagi tubuh.

Makanya tips sehat perlu diperhatikan agar konsumsi daging kurban tidak mengganggu kesehatan. Dilansir dari laman kftd.co.id dan unesa.ac.id, Rabu (27/5), berikut tips sehat konsumsi daging saat Iduladha.

Baca Juga: Bupati Suhardiman Amby dan Forkompinda Salat Iduladha Bersama Ribuan Masyarakat di Lapangan Limuno

1. Lengkapi asupan vitamin C harian
Saat konsumsi daging meningkat, penting untuk tetap memenuhi kebutuhan vitamin harian, khususnya vitamin C. Vitamin C membantu menjaga daya tahan tubuh agar tetap fit selama hari raya dan aktivitas yang padat.

2. Batasi porsi dan jumlah konsumsi daging
Ahli gizi menyarankan konsumsi daging merah tidak lebih dari 100–150 gram per hari untuk menjaga kesehatan jantung. Hindari makan daging dalam porsi besar sekaligus karena dapat menyebabkan perut nyeri, penuh, dan memicu refluks. Pilih potongan daging yang rendah lemak seperti has dalam atau bagian tanpa lemak untuk mengurangi asupan lemak jenuh.

3. Perhatikan kondisi kesehatan pribadi
Penderita kolesterol tinggi, hipertensi, atau penyakit jantung perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi daging merah dan berlemak. Konsultasikan batas konsumsi yang aman dengan dokter atau ahli gizi sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing. Pendekatan ini penting untuk mencegah komplikasi akibat asupan lemak jenuh dan kolesterol yang berlebih.

Baca Juga: Kenali Gejala Tubuh Anda Kebanyakan Gula, Jangan Diabaikan sebelum Terlambat

4. Hindari bagian berlemak tinggi dan jeroan
Bagian seperti jeroan, buntut, dan iga mengandung kolesterol serta lemak jenuh yang cukup tinggi. Konsumsi bagian-bagian tersebut secara berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan, terutama bagi jantung dan pembuluh darah. Sebisa mungkin pisahkan dan buang lemak yang menempel pada daging sebelum dikonsumsi.

5. Tetap aktif bergerak setelah makan
Langsung tidur atau bermalas-malasan setelah makan berat dapat mengganggu pencernaan dan menyebabkan rasa kembung. Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai di sekitar rumah untuk merangsang metabolisme dan pembakaran kalori. Aktivitas sederhana ini juga membantu pencernaan berjalan lebih lancar dan menjaga energi tetap stabil.

6. Perhatikan metode memasak
Metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang lebih disarankan karena tidak menambahkan lemak berlebih pada masakan. Menggoreng atau memasak dengan santan kental sebaiknya dihindari karena meningkatkan kandungan lemak jenuh dalam hidangan.

Baca Juga: Iduladha, Wilayah Riau Berpotensi Hujan Ringan hingga Sedang 

Jangan membakar daging hingga gosong karena proses ini menghasilkan senyawa karsinogenik seperti HCA dan PAH yang berisiko memicu kanker.

7. Kombinasikan daging dengan sayur dan buah
Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan segar untuk meningkatkan asupan serat harian selama hari raya. Serat berperan penting dalam melancarkan pencernaan, mengontrol kolesterol, dan menyeimbangkan nutrisi saat konsumsi daging meningkat. Sajian pendamping seperti sayur lodeh tanpa santan atau lalapan segar menjadi pilihan sehat yang rendah kalori dan lemak.

8. Hindari konsumsi daging terlalu dekat waktu tidur
Makan daging sesaat sebelum tidur dapat mengganggu kualitas istirahat malam secara signifikan. Jarak ideal antara konsumsi daging dan waktu tidur adalah sekitar 2–3 jam agar pencernaan berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Bagus untuk Menurunkan Kolesterol hingga Mata, Inilah 8 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan

9. Minum minuman hangat saat menyantap daging
Saat mengonsumsi daging, dianjurkan untuk minum minuman hangat, terutama air putih hangat. Air putih hangat membantu membersihkan lemak yang menempel pada langit-langit mulut setelah mengonsumsi daging berlemak.

10. Penuhi kebutuhan air putih sepanjang hari
Air memiliki peran penting dalam mendukung metabolisme, pencernaan, dan pembuangan sisa metabolisme protein. Konsumsi protein hewani yang tinggi membuat kebutuhan cairan meningkat karena ginjal bekerja lebih keras memproses zat sisa. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih secara teratur sepanjang hari untuk mencegah dehidrasi.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
#konsumsi daging kurban #kolesterol aman #tekanan darah