JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Olahlah daging kurban Anda dengan baik dan benar. Jika pengolahannya baik, maka saat dikonsumsi daging kurban tidak langsung sebabkan hipertensi atau masalah kesehatan.
"Yang perlu diperhatikan oleh penderita hipertensi adalah konsumsi garam yang tidak boleh berlebihan. Diusahakan jangan berlebihan menggunakan garam," ujar Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Jovita Amelia MSc SpGK saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (27/5).
Ia mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan cara memasak dan porsi konsumsi daging merah saat Iduladha. Penggunaan garam juga harus dibatasi demi kesehatan.
Baca Juga: Perhatikan Proses Penyimpanan Daging Kurban agar Awet dan Aman untuk Dikonsumsi
Dokter Jovita mengingatkan, cucilah daging dengan bersih, dimasak matang dan hindari pemakaian garam berlebihan. Jika memungkinkan hindari bagian yang berlemak untuk mengurangi asupan lemak yang dapat meningkatkan risiko kolesterol.
Risiko hipertensi sering dipicu oleh olahan daging tinggi garam, bukan daging itu sendiri. Faktor lain seperti penyedap, tauco, saus tiram, dan kaldu blok juga perlu diwaspadai. "Makanan yang terlalu tinggi kandungan garamnya," katanya saat menjelaskan jenis olahan yang dapat memicu tekanan darah tinggi.
Deokter Jovita menyarankan mengolah daging kurban dengan cara sederhana dan sehat. Daging harus dicuci bersih dan dimasak hingga matang dengan sempurna sebelum dikonsumsi. "Dicuci bersih dan dimasak hingga matang," ucapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor : Rinaldi