Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Olahraga Lancar Hasil Optimal, Hindari 7 Makanan Ini agar Tidak Lemas di Tengah Latihan

Redaksi • Kamis, 11 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi orang sedang olahraga. (Sumber foto: Freepik)
Ilustrasi orang sedang olahraga. (Sumber foto: Freepik)

 

RIAUPOS.CO – Tidak semua makanan sehat bisa dikonsumsi sebelum olahraga karena tidak semua baik dilahap sebelum sesi latihan, beberapa di antaranya justru bisa mengganggu pencernaan dan menguras energi.

Salah memilih makanan sebelum berolahraga dapat berdampak kurang baik, Anda bisa mengalami kram, kembung, hingga penurunan kadar gula darah yang membuat tubuh terasa lemas di tengah latihan.

Simak 7 jenis makanan yang sebaiknya dihindari sebelum berolahraga agar latihan berjalan lebih lancar dan mendapatkan hasil maksimal seperti dilansir dari laman YourTango:

Baca Juga: Mengeluh Akibat Kenaikan BBM Nonsubsidi, Warga Inhu Berpotensi Beralih ke Jenis Pertalite 

1. Salad sayuran tinggi serat

Meski sayuran hijau berdaun sangat baik untuk kesehatan, sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum olahraga, karena kandungan seratnya yang tinggi memperlambat proses pencernaan.

Jika makan salad sebelum olahraga hampir pasti akan membuat perut terasa kembung dan tidak nyaman sepanjang sesi latihan berlangsung.

Baca Juga: Antrean BBM di SBPU Pulau Bengkalis Kembali Mengular 

Simpan salad untuk dikonsumsi setelah olahraga selesai agar manfaat nutrisinya bisa diserap tubuh tanpa mengganggu performa latihan.

2. Alpukat dan kacang-kacangan

Makanan berlemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan dicerna sangat lambat oleh tubuh dan tidak cocok dikonsumsi sebelum olahraga.

Baca Juga: Selvi Gibran Ajak Masyarakat Sukseskan Program Imunisasi 

Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi lemak sebelum berolahraga bisa membuat tubuh terasa berat dan menyebabkan masalah gastrointestinal.

Tubuh membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk mencerna lemak dibandingkan karbohidrat, sehingga sebaiknya dikonsumsi tiga hingga empat jam sebelum mulai berlatih.

3. Buah-buahan sitrus

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Antrean Kendaraan Jalur Pertalite Mengular di SPBU

Buah-buahan sitrus seperti jeruk dan grapefruit memiliki kandungan asam tinggi, bisa memicu heartburn yang tidak nyaman selama latihan.

Rasa panas di dada akibat asam lambung yang naik tentu akan sangat mengganggu konsentrasi dan kemampuan kamu menyelesaikan sesi latihan dengan baik.

apel adalah pilihan buah yang jauh lebih aman untuk dikonsumsi sebagai camilan sebelum mulai berolahraga.

Baca Juga: Truk Penyapu Per Unit Rp4 M Milik DLH Siak, Parkir di Workshop, Lama Tak Digunakan

4. Kacang-kacangan 

Kandungan serat tinggi dan karbohidrat tidak tercerna bernama rafinosa dalam kacang-kacangan bisa membuat perut sangat tidak nyaman selama olahraga.

Studi tahun 2017 menjelaskan bahwa kacang-kacangan dapat menyebabkan kembung, gas, dan ketidaknyamanan perut yang cukup parah saat sedang berolahraga.

Baca Juga: Awalnya Berencana Main Bola, Malah Korban Ajak Mandi, Warga Pangkalan Kasai Inhu Tenggelam di Sungai Cenaku 

Kondisi ini juga bisa mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan sehingga membuat fokus dan performa latihan menurun secara signifikan.

5. Makanan pedas

Makanan pedas merangsang sistem pencernaan secara berlebihan dan bisa memicu gangguan seperti heartburn, gangguan pencernaan, dan ketidaknyamanan perut selama berolahraga.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi, BPBD Kampar Minta Warga Tetap Waspada

Studi tahun 2022 mengungkapkan bahwa iritasi pencernaan akibat capsaicin dalam cabai membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan mengurangi kualitas latihan secara keseluruhan.

Pilihan terbaik sebelum olahraga adalah makanan hambar dan mudah dicerna yang tidak memberikan tekanan tambahan pada sistem pencernaan yang sedang aktif.

6. Suplemen protein dan protein bar

Baca Juga: Penguatan Anggaran Kementan 2027 Didukung Komisi IV DPR RI, Perkuat Program Prioritas Nasional di Sektor Pertanian

Suplemen protein seperti protein shake dan protein bar dirancang untuk membantu pemulihan dan pembentukan otot, bukan sebagai sumber bahan bakar sebelum latihan.

Kandungan nutrisinya tidak cukup lengkap untuk menyediakan energi yang dibutuhkan tubuh selama menjalani sesi olahraga yang intens dan berkualitas.

Konsumsi suplemen protein paling tepat dilakukan setelah olahraga selesai untuk mendukung proses pemulihan otot yang optimal dan mempercepat pembentukan massa otot.

Baca Juga: Hari Pertama SPMB Riau, 40.150 Calon Siswa Sudah Pilih Sekolah

7. Jus buah

Kandungan gula tinggi dalam jus membuat energinya habis sangat cepat dan menyebabkan kadar gula darah turun drastis saat olahraga.

Studi tahun 2014 menemukan bahwa konsumsi jus sebelum olahraga menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan tajam yang berdampak buruk pada performa.

Baca Juga: Harga Pertamax Melejit Naik, Antrean Pertalite Mulai Jadi Pilihan

Air putih atau minuman olahraga mengandung elektrolit adalah pilihan yang jauh lebih tepat untuk menjaga hidrasi dan energi selama sesi latihan berlangsung.

Editor : M. Erizal
#makanan sehat #olahraga #lemas