Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

5 Tanda Alergi Debu, Bersin, Mata Gatal dan Berair hingga Batuk, Jangan Dianggap Remeh!

Redaksi • Selasa, 16 Juni 2026 | 12:30 WIB
Ilustrasi anak alergi debu. (Freepik)
Ilustrasi anak alergi debu. (Freepik)

 

RIAUPOS.CO – Bagi sebagian orang, paparan debu dapat memicu reaksi alergi yang mengganggu, terutama pada sistem pernapasan.

Alergi debu umumnya berkaitan dengan keberadaan tungau debu, yaitu organisme mikroskopis yang sering ditemukan di kasur, furnitur berlapis kain, karpet, dan berbagai sudut rumah lainnya.

Karena gejalanya sering menyerupai gangguan pernapasan biasa, mengenali tanda-tanda sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah keluhan yang lebih serius.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Aji Santoso Kembali Tinggalkan PSPS Pekanbaru, Tak Tega Jauh dari Anak Bungsu

Mengutip English Jagran, berikut lima tanda yang dapat menunjukkan seseorang mengalami alergi debu serta beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

1. Bersin berulang kali

Jika Anda terus bersin, mungkin di pagi hari atau saat membersihkan debu, bisa jadi karena partikel debu mengiritasi saluran hidung.

Baca Juga: Hadiri Pagelaran Wayang Kulit Sambut 1 Muharam dan HUT Pekanbaru, Wako Agung : Ajang Merawat Budaya dan Memperkuat Kebersamaan

Bersin adalah cara tubuh Anda berusaha mengeluarkan alergen.

2. Hidung tersumbat atau berair

Tungau debu cenderung mengiritasi jaringan hidung, menyebabkan hidung tersumbat atau berair terus-menerus. Gejala ini biasanya cenderung memburuk ketika Anda berada di ruangan kecil dengan ventilasi buruk.

Baca Juga: Aksi Kiper 40 Tahun Tanjung Verde saat Lawan Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 Tuai Pujian, Jadi Man of the Match, Ini Profil Lengkapnya!

3. Mata gatal dan berair

Alergen debu dapat menyebabkan mata merah, gatal, dan berair berlebihan. Gejala ini sering terjadi dan biasanya muncul bersamaan dengan alergi hidung.

4. Batuk atau mengi

Baca Juga: Biasakan Minum Air Hangat Setiap Pagi, Rasakan 8 Manfaat Ini bagi Kesehatan Tubuh

Menghirup partikel debu dapat menyebabkan batuk atau mengi, terutama pada pengidap asma.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini di dalam ruangan dan membaik saat berada di luar ruangan, debu mungkin penyebabnya.

5. Memburuknya gejala di rumah

Baca Juga: Gol Bunuh Diri Mohamed Hany Samakan Kedudukan 1-1 untuk Timnas Belgia saat Lawan Mesir di Piala Dunia 2026

Jika gejala Anda kambuh saat berada di rumah, terutama di kamar tidur, hal itu bisa menjadi tanda bahwa tungau debu berkembang biak di tempat tidur, gorden, atau karpet.

Ada beberapa langkah untuk mencegah dan mengatasinya:
Pembersihan rutin: Bersihkan debu pada permukaan secara berkala menggunakan kain lembap untuk mencegah alergen beterbangan di udara.

Cuci perlengkapan tidur setiap minggu: Gunakan air panas untuk membunuh tungau debu dan keringkan barang-barang secara menyeluruh.

Baca Juga: 5 Makanan Dapat Mencegah Kerontokan dan Memperkuat Rambut 

Gunakan penutup antialergen: Bungkus bantal dan kasur untuk mengurangi paparan tungau debu.

Tingkatkan ventilasi: Pasang pembersih udara dan pastikan aliran udara di rumah Anda baik.

Editor : M. Erizal
#alergi debu #bersin #alergi