RIAUPOS.CO - Tidak semua jenis buah cocok dikonsumsi bersamaan dalam satu sajian meskipun buah-buahan dikenal sebagai makanan sehat yang kaya vitamin, mineral, dan serat.
Beberapa kombinasi buah dipercaya dapat menimbulkan gangguan pencernaan atau mengurangi manfaat nutrisinya jika dikonsumsi secara bersamaan. Karena itu, ada jenis buah tertentu yang lebih baik dimakan secara terpisah.
Sejumlah sumber kesehatan tetap menyarankan untuk memperhatikan cara mengombinasikan buah dalam pola makan sehari-hari.
Dilansir dari Healthshots, berikut empat kombinasi buah yang disebut sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan efek kurang baik bagi tubuh.
1. Pisang dengan buah berprotein tinggi
Salah satu kombinasi buah terpenting yang harus dihindari adalah pisang dengan buah berprotein tinggi seperti jambu biji, aprikot kering, kiwi, alpukat, dan blackberry.
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Raih Predikat Informatif pada KI Riau Award 2025
Menggabungkan keduanya dalam salad buah dapat berbahaya karena tubuh membutuhkan basa asam untuk mencerna protein dan basa alkali untuk memecah pati.
2. Melon dengan buah lainnya
Jika menyangkut kombinasi buah, sebaiknya hindari mencampur semangka atau melon dengan buah-buahan lain.
Baca Juga: Tiga Bulan Berlalu, Ganti Rugi Korban Pencemaran Sungai Tapung Masih Menggantung
Melon memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mungkin tidak dapat dicerna dengan baik bila dikombinasikan dengan buah-buahan lain.
3. Pepaya dan lemon
Pepaya dan lemon merupakan salah satu kombinasi buah terburuk. Meskipun rasanya mungkin berbeda, sebaiknya hindari kombinasi ini.
Anemia atau ketidakseimbangan hemoglobin hanyalah beberapa konsekuensi dari pencampuran keduanya.
Lebih jauh, keduanya bisa berbahaya bagi anak-anak, jadi sebisa mungkin hindari konsumsi secara bersamaan.
4. Buah asam dengan buah manis
Buah-buahan yang bersifat asam dan sub-asam seperti jeruk, stroberi, apel, delima, dan persik, tidak boleh dipadukan dengan buah-buahan manis seperti pisang dan kismis.
Ini adalah salah satu kombinasi buah terburuk karena sering menyebabkan masalah pencernaan, mual, asidosis, dan sakit kepala.
Editor : M. Erizal