RIAUPOS.CO – Organ hati atau liver sangat penting dalam metabolisme tubuh. Organ ini bekerja keras setiap hari. Salah satu fungsinya adalah menyaring racun. Fungsi lainnya memecah lemak, menyimpan vitamin, hingga mengelola lebih dari 500 fungsi penting.
Gaya hidup modern dengan kurangnya tidur, makanan olahan, makan larut malam, dan lainnya organ ini sering bekerja di bawah tekanan.
Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi makanan tertentu memiliki sifat pelindung hati. Seperti dilansir dari ndtv, ada 8 kombinasi makanan yang bisa mendukung kesehatan hati, apa saja? Simak di bawah ini:
Baca Juga: Buntut Aksi Pemukulan, Mahasiswa Tuntut Investigasi Menyeluruh
1. Bit dan wortel
Bit kaya akan betalain dan wortel mengandung banyak karotenoid. Bersama-sama, keduanya bantu mengurangi stres oksidatif dan mendukung aliran empedu, yang penting untuk pencernaan dan metabolisme lemak.
2. Kunyit dan lada hitam
Baca Juga: Tidak Semua Jenis Buah Cocok Dikonsumsi Bersamaan, Hindari 4 Kombinasi Buah Ini dalam Satu Sajian
Kunyit mengandung kurkumin, senyawa anti-inflamasi yang ampuh. Namun, kurkumin saja tidak diserap dengan baik oleh tubuh. Ketika dipadukan dengan piperin dalam lada hitam, penyerapannya meningkat secara dramatis.
Studi menunjukkan bahwa piperin meningkatkan bioavailabilitas kurkumin, membantu mengurangi stres oksidatif pada sel-sel hati.
3. Bawang putih dan air lemon
Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang mengaktifkan enzim yang bertanggung jawab untuk detoksifikasi. Lemon menyediakan vitamin C, yang meningkatkan antioksidan dan membantu hati memproses radikal bebas.
Studi menunjukkan bahwa menggabungkan makanan kaya sulfur dengan vitamin C meningkatkan kadar glutathione, antioksidan pelindung hati terpenting dalam tubuh.
4. Bayam dan kacang arab
Baca Juga: Pemko Pekanbaru Raih Predikat Informatif pada KI Riau Award 2025
Bayam menawarkan antioksidan yang bermanfaat untuk detoksifikasi seperti lutein dan klorofil. Kacang arab menambahkan protein nabati dan mineral penting seperti seng.
Ketika dikonsumsi bersama, seng meningkatkan aktivitas enzim antioksidan, dan nitrat dalam bayam meningkatkan perbaikan sel.
5. Teh hijau dan lemon
Baca Juga: Tiga Bulan Berlalu, Ganti Rugi Korban Pencemaran Sungai Tapung Masih Menggantung
Teh hijau kaya akan katekin, yang mendukung metabolisme lemak dan mengurangi peradangan hati. Vitamin C dari lemon meningkatkan stabilitas dan penyerapan katekin.
Studi menunjukkan bahwa katekin memperbaiki kadar lemak hati dan mengurangi toksisitas akibat alkohol atau makanan olahan.
6. Buah cermai dan madu
Buah cermai kaya akan vitamin C dan polifenol yang melindungi hati dari racun. Madu menawarkan mineral dan antioksidan yang meningkatkan penyerapan amla dan mengurangi keasaman. Kombinasi ini mendukung proses detoksifikasi alami dan meningkatkan ketahanan hati.
7. Susu kunyit dan almond
Kunyit mengurangi peradangan dan almond mengandung vitamin E, antioksidan pelindung hati. Vitamin E mencegah peroksidasi lipid. Bersama-sama, keduanya membantu meredakan peradangan dan mendukung pemulihan sel hati.
8. Minyak zaitun dan tomat
Tomat mengandung likopen, antioksidan kuat yang mengurangi kerusakan sel hati. Minyak zaitun meningkatkan penyerapan likopen karena likopen larut dalam lemak. Kombinasi ini membantu mengurangi peradangan dan melindungi terhadap fibrosis.
Editor : M. Erizal