Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Waktu Minum Kopi Turut Memengaruhi Kesehatan Jantung, Sebaiknya Pagi Setelah Sarapan atau Usai Makan Siang, Ini Saran Dokter

Redaksi • Rabu, 15 Juli 2026 | 01:34 WIB
Ilustrasi kopi. (Magnific)
Ilustrasi kopi. (Magnific)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Dokter spesialis jantung menyarankan kopi sebaiknya dikonsumsi sebelum pukul 14.00. Hal itu bertujuan agar kopi tidak mengganggu irama jantung maupun pola tidur.

"Studi memang menganjurkan bahwa kopi diminum sebelum jam dua siang supaya tidak mengganggu irama jantung dan juga pola tidur," Dokter Spesialis Jantung Primaya Hospital Tangerang dr Rony M Santoso SpJP SubspK(K) SubspVar(K) FIHA FESC FAPSC FSCAI, Selasa (14/7).

Waktu minum kopi jelasnya, turut memengaruhi kesehatan jantung dan kualitas tidur. Kafein dalam kopi memiliki efek simpatomimetik, yaitu merangsang saraf simpatis sehingga tubuh menjadi lebih waspada. Efek tersebut juga dapat membuat jantung berdebar lebih cepat apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau terlalu dekat dengan waktu tidur.

Baca Juga: Ternyata Ngorok Bisa Tingkatkan Risiko Stroke, Segera Lakukan Pemeriksaan, Begini Penjelasan Dokter

Konsumsi kopi bebernya, masih tergolong aman jika tidak berlebihan. Ia mengacu pada sebuah jurnal yang menyebutkan asupan kafein di bawah 50 miligram per hari masih aman, yang menurutnya setara dengan sekitar dua gelas kopi.

"Kafein itu meningkatkan efek saraf simpatis. Sehingga kita jadi lebih deg-degan, lebih aware. Jadi kalau mau ngopi, sebaiknya pagi setelah sarapan atau setelah makan siang masih boleh," sarannya.

Walaupun demikian, terang dr Rony, persoalan utama bukan terletak pada kopinya, melainkan bahan tambahan yang sering dicampurkan ke dalam minuman tersebut. Kopi hitam tanpa tambahan gula atau krimer merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan minuman kopi kekinian yang mengandung banyak krimer, susu kental manis, busa atau pemanis tambahan.

Baca Juga: Pasang Kamera Trap dan Kandang Jebak, BKSDA Pantau Pergerakan Harimau Pemangsa Dua Warga di Pelalawan 

Jadi masalahnya, kopi sedikit, tapi creamer-nya, foam-nya, susu kental manisnya justru banyak. Ia menilai jenis kopi seperti americano lebih baik karena hanya terdiri dari espresso dan air. 

Sementara itu, latte dinilai kurang ideal karena mengandung susu, meski masih bisa menjadi pilihan jika menggunakan susu rendah lemak atau alternatif seperti oat milk maupun susu tinggi protein. "Bagi orang yang punya masalah kesehatan, di luar negeri banyak yang mengganti dengan oat milk, susu low fat, atau protein shake," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
minum kopi makan siang kesehatan jantung