Atasi Sembelit dengan 8 Makanan yang Kaya Serat Ini, Kaya Serat dan Baik untuk Pencernaan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Ilustrasi oat, makanan yang kaya serat. (Freepik)
Ilustrasi oat, makanan yang kaya serat. (Freepik)

 
RIAUPOS.CO – Pencernaan yang sehat harus dijaga dengan konsumsi makanan sehat terutama makanan berserat. 

Jika pencernaan tidak dijaga, ada beberapa masalah yang mungkin akan dirasakan, seperti susah buang air besar atau sembelit.

Sembelit dapat membuat aktivitas sehari-hari terasa tidak nyaman. Dengan memenuhi kebutuhan serat dari makanan, dapat membantu menjaga kelancaran pencernaan.

Baca Juga: Atlet Panglimo Rimbo Piako Dikawal Polres Inhu dari Kuansing, Disambut Ratusan Warga Pekan Heran

Supaya manfaatnya optimal, asupan serat juga sebaiknya diimbangi dengan konsumsi cairan yang cukup serta pola makan seimbang.

Berikut sembilan makanan kaya serat yang dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko susah buang air besar seperti dilansir dari Healthshots:

1. Oat

Baca Juga: Dua Titik Karhutla di Kampar Masih Terbakar, Tim Gabungan Terus Berjibaku Padamkan Api

Sarapan sehat bisa memilih oat. Selain praktis, oat juga dapat membantu memenuhi kebutuhan serat. Makanan ini mengandung beta-glukan, yaitu jenis serat larut yang dapat mendukung kesehatan pencernaan.

Oat mengandung berbagai zat gizi seperti vitamin B, magnesium, dan mineral lainnya. Konsumsinya secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan.

2. Biji-bijian utuh

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah, Gudang, dan Tiga Boat di Bagansiapiapi

Sumber serat yang baik bisa diperoleh dari biji-bijian utuh. Berbeda dengan biji-bijian yang sudah banyak mengalami proses pengolahan, makanan berbahan biji-bijian utuh masih mempertahankan lebih banyak bagian alami dari bijinya.

Kandungan seratnya dapat membantu mendukung pergerakan usus sehingga buang air besar menjadi lebih teratur.

3. Sayur-sayuran hijau

Baca Juga: Jangan Coba-Coba! ASN Rohul Selingkuh hingga Hidup Bersama tanpa Ikatan Sah Bisa Kena PTDH

Berbagai macam sayur-sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, dan jenis sayuran hijau lainnya dapat menjadi sumber serat dalam menu harian.

Serat dari sayuran membantu meningkatkan massa kotoran dan mendukung pergerakan usus. Selain serat, sayuran hijau juga menyediakan berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

4. Beras merah

Baca Juga: Tinjau Tes Bakal Calon Penghulu, Wabup Rohil Tegaskan Tak Ada Intervensi

Mengganti sebagian konsumsi nasi putih dengan beras merah dapat menjadi salah satu cara untuk menambah asupan serat.

Beras merah termasuk kelompok biji-bijian utuh sehingga memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan nasi putih yang telah mengalami proses penggilingan. Serat tersebut membantu menjaga sistem pencernaan tetap bekerja dengan baik.

5. Ragi

Baca Juga: Awarding Berlangsung Meriah, Ini Dia para Pemenang Honda Modif Contest 2026

Ragi atau makanan hasil fermentasi tertentu juga disebut dalam sumber sebagai salah satu pilihan yang dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan.

Namun, jenis makanan dan proses pengolahannya perlu diperhatikan karena kandungan serat setiap produk berbahan ragi dapat berbeda. Karena itu, sumber serat utama sebaiknya tetap berasal dari buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

6. Salad

Baca Juga: Pelatihan APN untuk Nakes Pelalawan, Upaya Bersama Tekan Risiko Kematian Ibu dan Bayi

Salad yang terdiri dari berbagai sayuran dan buah dapat menjadi pilihan makanan kaya serat. Kandungan seratnya bergantung pada jenis bahan yang digunakan.

Menambahkan sayuran seperti wortel, selada, tomat, atau buah-buahan ke dalam menu dapat membantu meningkatkan asupan serat sekaligus memberikan berbagai zat gizi penting.

7. Buah pepaya

Baca Juga: Kabut Asap Karhutla Mengganggu, Disdikpora Kampar Izinkan Siswa Dipulangkan Lebih Awal

Pepaya menjadi salah satu buah yang populer dikonsumsi ketika mengalami masalah buang air besar. Buah pepaya mengandung serat dan air yang dapat membantu mendukung fungsi pencernaan.

Buah berwarna oranye ini juga menyediakan sejumlah vitamin dan mineral, termasuk vitamin A dan kalium. Konsumsilah sebagai bagian dari pola makan seimbang untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.

8. Buah jeruk

Baca Juga: Siang hingga Sore Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Buah jeruk tidak hanya menyegarkan, tetapi juga menyediakan serat pangan dan vitamin C. Sebagian serat buah terdapat pada bagian daging dan selaputnya.

Mengonsumsi jeruk sebagai buah utuh, bukan hanya dalam bentuk jus yang sudah disaring, dapat membantu menambah asupan serat harian dan mendukung kesehatan pencernaan.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
kaya serat kesehatan pencernaan sembelit