Udara Pekanbaru Berbahaya, Aktivitas di Luar Ruangan Tidak Diperbolehkan

Soleh Saputra • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:27 WIB

 

Dr dr Indra Yovi Sp.P (K). (Istimewa)
Dr dr Indra Yovi Sp.P (K). (Istimewa)

 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Kualitas udara Kota Pekanbaru berada dalam kondisi berbahaya sejak tengah malam hingga Selasa (25/8/2026) pagi. Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 tercatat sangat tinggi dan bertahan pada level yang berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Sekretaris Perhimpunan Dokter Paru Indonesia Provinsi Riau, Dr dr Indra Yovi Sp.P (K) mengatakan, pada kondisi ini dari segi kesehatan paru aktivitas di luar ruangan tidak boleh dilaksanakan.

“Pagi ini kualitas udara di Pekanbaru dan sekitarnya sudah mencapai level berbahaya ( warna kewaspadaan coklat). Pada kondisi ini dari segi kesehatan paru aktifitas diluar ruangan tidak boleh dilaksanakan dan kewajiban memakai masker bagi setiap orang yang harus beraktifitas diluar ruangan. Masker yang direkomendasikan adalah masker N95,” katanya.

Baca Juga: Kualitas Udara Pekanbaru Sejak Tengah Malam hingga Pagi Ini Berbahaya

Selain itu, pihaknya juga merekomendasikan pemakaian air purifier di dalam ruangan, bila asap masuk ke dalam rumah bisa dibersihkan sehingga tidak terjadi indoor pollution. 

“Aktifitas olahraga diluar rumah seperti bersepeda ataupun jogging dengan kondisi sekarang sebaiknya ditunda,” sebutnya.

Dengan kondisi seperti sekarang ini, masyarakat juga dihimbau untuk minum air putih yang cukup. Hal tersebut sangat diperlukan untuk menghindari dehidrasi dan tenggorokan kering.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana Memilih Buah dan Sayuran agar Tak Salah Membeli

“Masyarakat kami imbau untuk dapat menjaga kesehatan, seperti minum air putih yang cukup. Serta makan makanan yang sehat dan bergizi,” imbaunya. (sol)

Editor : M. Erizal
kondisi berbahaya kualitas udara buruk Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat