Dokter Spesialis Bedah Ortopedi Ungkap 5 Gejala Osteoartritis, Jangan Sepelekan Bunyi "Krek-krek"

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:35 WIB
Ilustrasi radang sendi pergelangan kaki (Dok. Freepik)
Ilustrasi radang sendi pergelangan kaki (Dok. Freepik)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Pernahkah tubuh Anda mengeluarkan bunyi "krek-krek". Hati-hati, kondisi itu bisa menjadi salah satu pertanda tubuh mengalami osteoartritis atau radang sendi.

Apalagi bunyi "krek-krek" diikuti dengan nyeri pada sendi. Itu jangan dianggap keluhan biasa, apalagi jika muncul berulang kali dan mengganggu aktivitas. 

"Kalau ditanya osteoartritis secara definisi kita sebut sebagai radang sendi. Kalau ditanya radang sendi, artinya bisa mengenai semua sendi di dalam tubuh kita," ujar Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi, Subspesialis Kaki dan Pergelangan Kaki, Dr dr Ihsan Oesman SpOT (K), kemarin (28/8).

Baca Juga: Disdikbud Pelalawan Perpanjang PJJ Hingga Sabtu Besok

Dikatakannya, terdapat sejumlah gejala khas yang perlu diperhatikan untuk mengenali osteoartritis sejak awal. Osteoartritis merupakan kondisi patologis pada persendian yang terjadi akibat kerusakan tulang rawan maupun membran sinovial, yakni jaringan lunak yang berfungsi memberikan pelumas pada sendi.

Radang sendi katanya, dapat menyerang berbagai bagian tubuh, mulai dari pergelangan tangan, siku, bahu hingga panggul, lutut, dan pergelangan kaki. Namun, lutut menjadi salah satu sendi yang rentan bermasalah karena menopang sebagian besar beban tubuh ketika berdiri dan bergerak.

Dijelaskan, osteoartritis primer dapat berkaitan dengan proses penuaan dan perubahan hormon, khususnya pada perempuan berusia di atas 50 tahun yang memasuki masa menopause. Sementara osteoartritis sekunder biasanya memiliki faktor pencetus, seperti trauma, penyakit lain termasuk rematik, maupun bentuk atau struktur lutut yang berbeda pada seseorang.

Baca Juga: Siaga Karhutla di Siak, PT KTU dan Gapki Perkuat Kolaborasi Bersama Pemerintah dan Masyarakat

Dokter Ihsan pun menyebut sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda osteoartritis. Berikut lima di antaranya:

1. Gesekan antartulang semakin terasa
Pada kondisi yang lebih lanjut, kerusakan tulang rawan dan berkurangnya pelumas pada sendi dapat membuat perlindungan antartulang berkurang. 

Akibatnya, gesekan antartulang menjadi lebih nyata ketika sendi digerakkan. "Kalau kita lihat kekakuannya, paling sering timbul di pagi hari atau proses ketika kita banyak diam," ungkapnya.

Baca Juga: Kualitas Udara di Pelalawan Naik ke Level Sangat Tidak Sehat

2. Muncul bunyi "krek-krek"
Bunyi atau sensasi "krek-krek" saat sendi digerakkan juga dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan. Menurut Ihsan, keluhan ini terkadang muncul ketika osteoartritis sudah memasuki tahap lebih lanjut.

3. Nyeri pada sendi
Nyeri merupakan salah satu gejala paling umum osteoartritis. Rasa sakit muncul pada bagian sendi yang mengalami masalah dan dapat terasa ketika sendi digunakan untuk beraktivitas.

4. Kemampuan beraktivitas menurun
Kerusakan pada sendi juga dapat menyebabkan fungsi dan kemampuan bergerak menurun. Seseorang bisa mulai kesulitan berdiri dalam waktu lama atau melakukan aktivitas sehari-hari maupun olahraga.

Baca Juga: Banyak Lubang, Pengendara Diminta Waspada Melintas di Jalan Provinsi Ujung Batu Timur

5. Sendi terasa kaku
Gejala berikutnya adalah kekakuan pada sendi. Keluhan ini sering muncul pada pagi hari atau setelah seseorang terlalu lama berada dalam kondisi diam.

Dokter Ihsan menjelaskan, bunyi pada sendi juga dapat berkaitan dengan kondisi ketika perlindungan antartulang mulai berkurang. "Pelumasnya sudah tak ada, sehingga perlindungan antara kedua tulang menjadi hilang, sehingga gesekan tulangnya menjadi lebih nyata. Jadi itu merupakan gambaran yang seringkali khas untuk osteoartritis," terangnya.

Sumber: Jawapos.com

Editor : Rinaldi
Dokter Spesialis Bedah Ortopedi krek-krek Gejala Osteoartritis nyeri sendi