Waspada Jika Mendadak Muncul Ruam di Kulit, Bisa Jadi Pertanda Bahaya Kesehatan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 07:52 WIB
Ilustrasi ruam. (Freepik)
Ilustrasi ruam. (Freepik)

 
RIAUPOS.CO - Tidak semua ruam yang muncul pada kulit sifat berbahaya dan sampai berdampak fatal pada kesehatan. Meskipun demikian, kemunculan bercak atau perubahan pada kulit secara mendadak terkadang menjadi sinyal peringatan dini dari tubuh mengenai kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan darurat.

Pada dasarnya, ruam pada kulit sering kali dianggap sebagai reaksi alergi ringan, gigitan serangga, atau iritasi biasa yang akan mereda dengan sendirinya.

Melansir dari laman The Ohio State University, beberapa jenis ruam kulit dapat menjadi indikator bahaya yang mengancam jiwa, seperti sindrom reaksi obat berat, infeksi bakteri sistemik, hingga gangguan imunologis fatal.

Baca Juga: Usir Nyamuk dengan 7 Bahan Alami Ini, Ada Serai hingga Kulit Jeruk

Mengenali tanda-tanda ruam yang tidak biasa sangat krusial agar tindakan medis dapat segera dilakukan.

Ruam kulit yang berpotensi fatal seringkali melibatkan nekrosis epidermis atau reaksi inflamasi sistemik skala besar.

Ruam kulit seperti Stevens Johnson Syndrome (SJS) dan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) menyebabkan kerusakan masif pada fungsi skin barrier.

Baca Juga: Kelangkaan Semen di Rohul, Proyek Pemerintah dan Warga Terkendala, Disperindag Ungkap Penyebabnya

Kerusakan ini memicu lonjakan kehilangan cairan tubuh (transepidermal water loss / TEWL) serta meningkatkan risiko sepsis secara signifikan.

Identifikasi dini dan penanganan intensif terbukti secara klinis menjadi faktor penentu utama dalam menyelamatkan nyawa pasien.

Beberapa tanda bahaya pada ruam kulit yang wajib diwaspadai dan tidak boleh dibiarkan:

Baca Juga: Titik Api Baru Muncul di Kecamatan Batang Gansal, Senin Sore Sejumlah Wilayah Inhu Diguyur Hujan

1. Kulit melepuh, mengelupas, atau terasa sangat perih

Jika ruam berkembang menjadi lepuhan luas seperti luka bakar atau kulit mulai mengelupas saat disentuh, ini bisa menjadi indikasi awal reaktif obat berat seperti SJS atau TEN yang memerlukan perawatan ruang intensif.

2. Ruam disertai demam tinggi dan menggigil

Baca Juga: Disentil Fraksi Demokrat soal Komunikasi Sekda yang Buruk, Ini Jawaban Bupati Kampar Ahmad Yuzae

Ruam yang muncul bersamaan dengan demam tinggi sering kali menandakan adanya infeksi bakteri atau virus sistemik yang telah menyebar ke dalam aliran darah (sepsis).

3.Muncul bercak keunguan yang tidak memudar saat ditekan

Bercak kemerahan atau keunguan yang tetap berwarna sama saat ditekan dapat mengindikasikan adanya pendarahan di bawah kulit akibat infeksi bakteri meningokokus atau gangguan pembekuan darah.

Baca Juga: Disentil Fraksi Demokrat soal Komunikasi Sekda yang Buruk, Ini Jawaban Bupati Kampar Ahmad Yuzae

4.  Ruam menyebar sangat cepat ke seluruh tubuh

Perubahan warna dan penyebaran ruam yang berlangsung cepat dalam hitungan jam merupakan pertanda reaksi alergi berat (anafilaksis) atau infeksi agresif yang membutuhkan evaluasi darurat.

5. Ruam yang melibatkan area membran mukosa

Baca Juga: FGD Sejarah UIN Suska Riau Menuju Rekam Jejak Transformasi dan Meneguhkan Jati Diri

Ruam yang mulai memengaruhi area bibir, dalam mulut, mata, atau alat kelamin merupakan tanda khas respons inflamasi sistemik tingkat lanjut yang berbahaya.

Secara keseluruhan, kulit adalah cermin dari kesehatan dalam tubuh. Jangan pernah mengabaikan perubahan mendadak pada kulit yang disertai dengan gejala fisik sistemik lainnya.

Informasi ini berfungsi sebagai edukasi kesehatan umum. Jika Anda atau kerabat mengalami ruam mendadak dengan tanda-tanda bahaya di atas, segera kunjungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
bahaya kesehatan peringatan dini ruam