Gejala Influenza Mengganggu? Coba 9 Cara Sederhana Ini untuk Meredakan

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 09:03 WIB
Ilustrasi. Banyak minum air atau cairan lain merupakan salah satu cara meredakan flu di rumah. (Freepik)
Ilustrasi. Banyak minum air atau cairan lain merupakan salah satu cara meredakan flu di rumah. (Freepik)

 

RIAUPOS.CO - Influenza atau flu sering kali menyerang saat imun tubuh sedang lemah. Penanganan flu di rumah menjadi penting agar tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Ketika flu menyerang, tentunya badan menuntut untuk bisa lebih banyak istirahat. Karena beberapa gejala seperti demam ringan, hingga batuk terkadang menyertai flu.

Selain istirahat cukup, dilansir dari WebMD dan Solution Health, ada 9 cara atau pertolongan pertama untuk meredakan flu di rumah. 

Baca Juga: Pelaku UMKM Bergairah, Ada Perputaran Ekonomi selama MTQ Kecamatan Siak

1. Perbanyak minum air dan cairan lain

Dilansir dari Healthline, cairan membantu menjaga hidung, mulut, dan tenggorokan tetap lembap serta membantu tubuh mengeluarkan lendir. Asupan cairan juga penting untuk mencegah dehidrasi, apalagi jika demam atau diare.

Selain air putih, cairan bisa berasal dari air kelapa, teh herbal, jus segar, dan sup. Tanda cairan sudah cukup adalah buang air kecil teratur dengan urine bening atau kuning pucat. Solution Health mengingatkan agar kafein dan alkohol dihindari karena dapat memicu dehidrasi.

Baca Juga: Tak Capai Kuorum, DPRD Kampar Tunda Paripurna Pembahasan 8 Ranperda

2. Minum kuah kaldu hangat atau sup ayam

Kaldu tulang ayam atau sapi membantu tubuh tetap terhidrasi sekaligus melonggarkan sumbatan hidung dan sinus. Kaldu juga mengandung protein dan mineral seperti natrium dan kalium.

Solution Health menambahkan, sup ayam memberi kehangatan yang menenangkan tenggorokan dan melonggarkan hidung tersumbat. Jika membeli produk siap saji, pilih yang rendah garam.

Baca Juga: Dilaporkan ke Polda Riau, Wali Kota Payakumbuh Terseret Persoalan Transaksi Saham

3. Istirahat cukup

Tidur dapat memperkuat sistem imun sehingga tubuh lebih mampu melawan virus flu. WebMD menyebut istirahat sejak gejala awal membuat tubuh bisa mengarahkan energinya untuk melawan infeksi. Karena itu, kurangi aktivitas dan jadikan tidur sebagai prioritas.

4. Minum teh herbal, jahe, dan madu

Baca Juga: Tiga Guru Besar UIN Suska Riau Dikukuhkan, Berikut Nama-namanya

Minuman hangat membantu melegakan hidung dan tenggorokan. Healthline menyebut teh hijau, teh hitam, kunyit, jahe, bawang putih, dan cengkih sebagai bahan yang bisa diolah menjadi teh herbal.

Teh jahe dengan sedikit madu karena jahe memiliki sifat antiinflamasi yang dapat meredakan nyeri tenggorokan.

Madu atau campuran madu dan lemon dalam air hangat juga menenangkan tenggorokan. Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi di bawah usia satu tahun karena berisiko botulisme.

Baca Juga: Replika Istana Raja Rambah Bakal Dibangun, Ini Pesan Bupati Rohul soal Tapak Asli dan Makam Raja

5. Berkumur dengan air garam hangat

Berkumur dapat melembapkan tenggorokan yang sakit dan mengurangi peradangan. Bisa dengan setengah sendok teh garam dilarutkan dalam sekitar satu gelas air hangat.

Berkumurlah 10 sampai 30 detik, lalu buang airnya dan ulangi beberapa kali. Air garam tidak boleh ditelan, dan anak-anak sebaiknya tidak berkumur sebelum bisa melakukannya dengan aman menggunakan air biasa.

Baca Juga: Hasil Pertemuan dengan Kemenkeu, Afni: Lifting Tak Dibuka, PNBP Migas Se-Riau Katanya Nyungsep!

6. Jaga kelembapan udara ruangan

Virus flu bertahan lebih lama di udara yang kering. Pelembap udara (humidifier) di rumah atau tempat kerja berpotensi membantu mengurangi jumlah virus di udara.

7. Hirup uap hangat

Uap dari air hangat dapat membantu melonggarkan lendir dan melegakan hidung, sinus, tenggorokan, serta paru-paru.

Baca Juga: Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Kalahkan Thailand dalam Drama Adu Penalti

Cara ini juga bisa meredakan batuk kering dan dada terasa sesak. Hindari uap dari air yang sedang mendidih, uji suhu uap sebelum dihirup, dan jaga jarak wajah serta tangan agar tidak melepuh.

8. Tidur dengan bantal lebih tinggi dan makan makanan ringan

Menambah satu bantal di bawah kepala agar hidung lebih mudah mengalirkan lendir. Bagi yang mengalami flu perut dengan mual, kram, dan diare, Healthline menyarankan makan dalam porsi kecil dengan makanan yang mudah dicerna, seperti pisang, nasi, bubur, dan roti panggang. Makanan pedas, berlemak, gorengan, dan kafein sebaiknya dihindari.

Baca Juga: Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian, Diburu hingga ke Hutan dan Permukiman Warga

9. Cukupi zinc dan vitamin C

Zinc berperan dalam pembentukan sel darah putih dan sebuah kajian penelitian menunjukkan zinc berpotensi mengurangi gejala serta memperpendek durasi sakit. Meski begitu, bukti untuk pencegahan masih perlu diteliti lebih jauh.

Sumber zinc di antaranya daging merah, kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, susu, dan telur. Solution Health mengingatkan, asupan zinc sebaiknya tidak melebihi 20 miligram per hari karena dapat memicu mual.

Baca Juga: Sekolah Libur Lagi Akibat Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, PJJ Pekanbaru Kembali Diberlakukan

Vitamin C dari jeruk, beri, dan sayuran hijau juga mendukung daya tahan tubuh. WebMD menyebut vitamin C mungkin memperpendek durasi pilek sekitar satu hari.

Perlu diperhatikan dengan jelas,  cara alami bukan pengganti perawatan medis. Pada sebagian besar kasus, flu bisa ditangani dengan istirahat dan perawatan di rumah. 

Akan tetapi jika gejala memburuk, berlangsung lama, atau muncul tanda bahaya, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.

Editor : M. Erizal
Sumber : jawapos.com
influenza minum air gejala flu