JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Beredar konten TikTok yang menyebutkan Presiden Joko Widodo akan memecat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo apabila tidak bisa menuntaskan kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon pada 2016. Konten tersebut memakai video Jokowi yang sedang berpidato memakai kemeja putih, disandingkan dengan video tersangka Pegi Setiawan alias Perong.
Polda Jawa Barat mengonfirmasi konten tersebut adalah hoaks. Video Jokowi sendiri aslinya bukan membahas mengenai kasus Vina.
"Video pidato Jokowi pada unggahan TikTok tersebut bukan membahas mengenai kasus pembunuhan Vina Cirebon. Aslinya, video Jokowi tersebut membahas tentang pemerintah yang membuka kembali ekspor minyak goreng pada Mei 2023," tulis akun Instagram Humas Polda Jawa Barat, Selasa (2/7/2024).
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Kini Jadi Kontroversi, Kapolri: Beri Rasa Keadilan
Menurut Polda Jawa Barat, konten tersebut diunggah oleh akun TikTok @fyprandomss. Faktanya, pidato Jokowi menggunakan kemeja putih tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan kasus pembunuhan Vina di Cirebon.
Setelah dilakukan penelusuran Google Image Search, Pidato Jokowi pada unggahan tersebut membahas tentang pemerintah yang membuka kembali ekspor minyak goreng pada Mei 2023. Saat itu, Jokowi memerintahkan aparat untuk melakukan penyelidikan terhadap tindakan pelanggaran dan penyelewengan ekspor minyak goreng.
"Dapat disimpulkan bahwa klaim video Jokowi pidato yang mengancam Kapolri akan dipecat, jika kasus pembunuhan Vina Cirebon tidak tuntas adalah salah. Unggahan TikTok tersebut merupakan konten yang menyesatkan," tutup keterangan Polda Jawa Barat.
Sumber: Jawapos.com
Editor : RP Rinaldi