Pengesahan APBD Kuansing yang memang di tunggu-tunggu masyarakat ini, mendapat apresiasi dari beberapa tokoh masyarakat Kuansing.
Dosen dan Ekonom Riau asal Kuansing, Edyanus Herman Halim mengapresiasi pengesahan APBD tahun 2024 ini. Di mana menurutnya meskipun sedikit terlambat, namun masih tersedia banyak waktu untuk mengimplementasikannya.
Walaupun pihak masyarakat tidak melihat seperti apa isi dari APBD itu, tapi ia meminta masyarakat dapat berprasangka baik. Kalau uang rakyat yang sudah disepakati itu, penggunaannya memang diarahkan untuk sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga nanti dalam pelaksanaannya akan semakin optimal, sehingga mampu menjadi stimulator bagi kreativitas dan inovasi rakyat. Mampu menggali dan mewujudkan potensi-potensi daerah menjadi sumber-sumber perbaikan sosial ekonomi rakyat," ujar Edyanus, Jumat (23/2/2024).
Dia juga mengingatkan, soal kemampuan Pemkab Kuansing dalam mendapatkan atau memperoleh PAD masih kecil, sehingga kemandirian fiskalnya sangat rendah. Karena itu diharapkan pelaksanaan APBD nanti, mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah untuk tidak makin tergantung kepada dana pusat.
Struktur APBD Kuansing, harus semakin mengarah pada peningkatan belanja modal atau belanja pembangunan dan jangan terarah pada peningkatan belanja rutin yang kurang berdampak pada ekonomi rakyat.
"Rakyat harus ikut mengawasi implementasi APBD. Baik masyarakat kita yang ada di kampung maupun masyarakat yang ada di perantauan," ujar Edyanus.
Tokoh Riau asal Kuansing lainnya, Dr Mardianto Manan MT juga turut memberikan apresiasinya meski sedikit agak kecewa dengan keterlambatan pengesahan APBD 2024 ini. Ia mengatakan, Pemkab Kuansing sudah mensahkan kebutuhan rakyat setahun bahkan seumur hidup dalam implementasi APBD Kuansing.
Ke depan, sebut anggota DPRD Provinsi Riau ini, ia meminta pihak Eksekutif dan Legislatif di Kuansing, bisa mengedepankan kepentingan kampung halaman di atas kepentingan golongan.
"Takkan mungkin Kuansing ini di bangun tanpa kita bersatu, makanya motto itu di rancang para pendiri Kabupaten Kuansing dengan kalimat "BASATU NOGORI MAJU". Maaf, karena saya juga ikut merancang Kuansing masa lalu hingga jadi Kuansing masa kini, dan Insya Allah sampai ke masa depan," papar Mardianto Manan.
Editor : RP Rinaldi