TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemilu serentak telah usai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Sabtu (2/3/2024) tepat pukul 23.56 WIB, sudah pula merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kabupaten.
Pelaksanaan rapat pleno, dihadiri pula Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Segitu, Ketua Bawaslu Kuansing Mardius Adi Saputra SH MH bersama anggota, para saksi partai politik dan pasangan calon serta undangan lainnya.
Hasil pleno KPU Kuansing untuk DPRD kabupaten, paling ditunggu-tunggu caleg, partai politik dan masyarakat Kuansing. Karena akan diketahui siapa yang berhasil terpilih mewakili mereka dan siapa yang akan memimpin DPRD Kuansing untuk periode lima tahun ke depan 2024-2029.
Dari hasil pleno, bakal terjadi perubahan. Di mana pada periode 2019-2024 posisi pimpinan DPRD dipegang Partai Golkar sebagai ketua, Wakil Ketua I dari PPP dan Wakil Ketua II Partai Gerindra, maka lima tahun ke depan berubah.
Ini dilihat dari hasil perolehan kursi dan suara yang diraih masing-masing partai politik di Pileg 2024. Dari hasil pleno KPU Kuansing, tiga partai politik besar di Kuansing berpeluang besar memimpin DPRD Kuansing lima tahun ke depan.
Partai Gerindra Kuansing memuncaki perolehan kursi dan suara. Dengan sembilan kursi dan 51.774 suara. Dengan perolehan kursi dan suara itu, Partai Gerindra berhasil mengamankan kursi pimpinan yakni sebagai ketua DPRD Kuansing 2024-2029.
Lalu, siapa yang akan menduduki kursi pimpinan DPRD Kuansing berikutnya, yakni Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Kuansing 2024-2029. Dalam pleno KPU Kuansing terlihat ada tiga parpol yang bersaing ketat di bawah Partai Gerindra.
Mereka adalah PDI Perjuangan, Golkar dan Partai Demokrat. Ketiganya memiliki kursi yang sama, yakni masing-masing lima kursi. Sementara PPP jauh melorot. Untuk lima tahun ke depan, masyarakat Kuansing tidak lagi akan menemukan kursi DPRD Kuansing dari PPP. Mereka gagal meraih kursi dalam Pileg 2024 ini.
Meski perolehan kursi PDI Perjuangan, Golkar dan Partai Demokrat sama, yakni masing-masing lima kursi, namun dilihat dari jumlah perolehan suara akumulasi partai, PDI Perjuangan bakal menduduki kursi Wakil Ketua I DPRD Kuansing dengan 29.831 suara. Disusul Partai Golkar dengan 27.551 suara sebagai Wakil Ketua II. Sementara Partai Demokrat yang juga meraih lima kursi hanya mengumpulkan 22.755 suara.
Dari grafik kursi periode 2019-2024, PDI Perjuangan naik dari tiga kursi menjadi lima kursi. Partai Demokrat dari empat kursi menjadi lima kursi. Sementara Partai Golkar dari enam kursi menjadi lima kursi.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Juprizal SE MSi yang dihubungi Riaupos.co merasa bersyukur atas kepercayaan masyarakat Kuansing yang sudah memberikan amanah pada Partai Gerindra di pemilu 2024 ini. Sehingga partai Gerindra berhasil sebagai pemenang dan mendapat 9 kursi di DPRD Kuansing.
Dari lima Dapil, hanya Dapil Kiansing V Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir yang hanya satu kursi. Sementara Dapil Kuansing I, II, III dan IV, masing-masing dia kursi.
"Terima kasih yang tak terhingga pada masyarakat Kuansing. Mudah-mudahan ini akan berdampak positif dalam proses pembangunan Kuansing ke depan," ujar Juprizal.
Wakil Ketua II DPRD Kuansing ini menegaskan, saat ini Ketua DPC Partai Gerindra Kuansing berada di posisi sebagai bupati. Maka kemungkinan besar posisi Ketua DPRD Kuansing untuk lima tahun ke depan juga dipercayakan pada Partai Gerindra. Dengan begitu, akan mudah menselaraskan roda pembangunan dengan cepat di Kuansing.
Partai Gerindra, komit akan melakukan pemerataan pembangunan. Pembangunan infrastruktur jalan, sarana prasarana pendidikan, dan skala prioritas lainnya.
"Sekali lagi kami sampai terima kasih yang tak terhingga pada masyarakat Kuansing yang sudah memberikan amanah pada Partai Gerindra," ujar Juprizal.
Laporan: Desriandi Candra (Telukkuantan)
Editor : RP Edwir Sulaiman