TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pacu jalur tradisional event nasional tahun 2024, pecahkan rekor peserta terbanyak. Dari pencabutan undian perpacuan jalur di gedung Narosa Telukkuantan, Selasa (20/8/2024), jumlah jalur yang mendaftar ke panitia sebanyak 225 jalur.
Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya dalam pacu jalur tradisional iven nasional di Telukkuantan. Mereka berasal dari desa-desa di Kuansing dan Kabupaten Inhu.
Itu diungkapkan Ketua Umum Panitia Pacu Jalur Tradisional Event Nasional Andi Cahyadi bersama Kepala Dinas Budpar Kuansing Drs Azhar MM di hadapan perwakilan jalur.
Semua peserta jalur, kata Andi Cahyadi mendapatkan bantuan operasional masing-masing Rp2 juta. Semua atlet jalur diasuransikan. Karena itu pengurus jalur harus melengkapi data anak jalur yang ikut. Dia berharap semuanya untuk bersama-sama taati aturan. Karena bukan satu dua kali pacu jalur dilaksanakan.
Memang, sambung Kadisbudpar Kuansing Drs Azhar MM, bantuan Rp2 juta itu berasal dari Pemkab Kuansing Rp1 juta dan bantuan Pemrov Riau masing-masing Rp1 juta.
Biaya operasional ini diberikan pada saat jalurnya sah dilepas oleh panitia. "Jadi dia mendaftarkan jalur, dan sah dilepas oleh panitia di pancang star, baru bantuan operasional ini diberikan," ungkap Azhar.
Dalam pacu jalur, peserta jalur saling menjaga kebersamaan, kekompakan dengan menjaga sikap dan perilaku. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa dalam perlombaan.
Azhar menyebut, dari 110 Kharisma Event Nusantara (KEN) yang masuk, pacu jalur masuk dalam Top Ten KEN. "Dan hanya satu-satunya di Sumatera. Karenanya, mari kita jaga nilai-nilai tradisi budaya pacu jalur ini bersama-sama," ujar Azhar.
Itu pun ditegaskan Ketua Seksi Gelanggang Ir Emmerson maupun Darwis yang menyampaikan tatib perpacuan.
Pertemuan itu dihadiri Kadis Kesbangpol Mujelan Arwan, Kadis Kominfos Hendra Roza serta seluruh perwakilan jalur yang melakukan cabut undi pacuan.
Laporan: Desriandi Candra (Telukkuantan)
Editor : RP Edwir Sulaiman