TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Selasa (17/9/2024) malam merampungkan verifikasi seleksi administrasi persyaratan 5.626 orang pelamar.
Mereka harus berjibaku menuntaskan verifikasi seleksi administrasi pelamar CPNS yang masuk.
Dari hasil itu, sebanyak 819 orang pelamar gugur, tidak memenuhi syarat (TMS). Sementara yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 4.807 orang.
"Kita sudah rampungkan seleksi administrasi, hasilnya 4.807 orang MS dan 819 orang TMS," ungkap Kepala BKPP Kuansing, Mardansyah yang dikonfirmasi Riaupos.co, Rabu (18/9/2024).
Mardansyah menjelaskan, dari pelamar yang TMS itu, ada dua pelamar dari kelompok disabilitas yang turut gugur dan hanya satu orang yang memenuhi syarat.
Sementara secara keseluruhan, dari kuota CPNS 2024 yang diperuntukkan untuk Kabupaten Kuansing, 200 orang, tidak terpenuhi seluruhnya.
Ada 12 formasi yang sampai hari terakhir seleksi tidak terpenuhi.
12 formasi yang tidak terpenuhi itu, terdapat di tenaga kesehatan dan disabilitas. Untuk disabilitas, dari jatah empat orang, hanya dilamar tiga orang dan satu yang memenuhi syarat.
Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang tidak terpenuhi sebanyak sembilan orang.
Mereka semula akan ditempatkan di RSUD Telukkuantan untuk menunjang pelayanan bidang kesehatan rumah sakit yang akan dipacu. Di mana personal yang dibutuhkan memiliki spesifikasi khusus atau spesialis.
"Dan ini tidak terpenuhi, tidak ada yang melamar," ujarnya.
Dia tidak tahu apa yang menjadi alasan formasi itu tidak diminati pelamar. Bisa saja, penerimaan secara serentak menyebabkan kuota itu tidak terpenuhi.
Sekarang, untuk seleksi CPNS masuk pada tahap pengumuman hasil seleksi administrasi 14-19 September 2024. Lalu, konfirmasi penggunaan nilai seleksi kompetensi dasar (SKD) 18-28 September 2024.
Masa sanggah 20-22 September 2024. Jawab masa sanggah menjadi 20-24 September 2024. Pengumuman pasca masa sanggah dari 21-27 September 2024 menjadi 23-29 September 2024 dan tahapan seleksi lainnya.
Laporan: Desriandi Candra (Telukkuantan)
Editor : RP Edwir Sulaiman