Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dinas Persip Kuansing Riau Dorong Desa dan Sekolah Bangun Budaya Literasi

Desriandi Candra • Selasa, 15 Oktober 2024 | 12:05 WIB
Murid-murid Sekolah Dasar di Teluk Kuantan mengunjungi perpustakaan Kunsing di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, pekan lalu
Murid-murid Sekolah Dasar di Teluk Kuantan mengunjungi perpustakaan Kunsing di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing, pekan lalu

 

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipersip) Kabupaten Kuansing mengajak dan mendorong desa dan sekolah di Kuansing untuk membangun budaya literasi.

Dorongan itu bukan tanpa alasan. Sebab dua institusi itu memiliki pos anggaran tersendiri. Desa lewat anggaran dana desa (DD).

Sementara sekolah, bisa mendorong budaya literasi (membaca) murid-muridnya maupun siswa-siswinya lewat dana BOS yang disalurkan Kemendikbud Ristek RI.

Dispersip Kuansing berharap dengan alokasi anggaran yang diamanatkan itu, bisa tumbuh perpustakaan-perpustakaan desa maupun sekolah-sekolah.

"Baik pemerintahan desa maupun Sekolah, punya anggaran yang jelas. Bahkan, disebutkan persentasenya dari dana BOS dan dana desa," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kuansing H Dedy Sambudi Skep AKM MKes didampingi Sekretaris Dispersip Shanti Evi Dimeti SH kepada Riau Pos, Sabtu (12/10/2024) di Teluk Kuantan.

Sayangnya, belum semua desa di Kuansing maupun sekolah-sekolah di Kuansing memiliki perpustakaan desa dan sekolah.

Dari data yang dikantongi Dispersip Kuansing, SD baru 196 yang sudah memiliki pustaka sekolah.

Lalu SMP sebanyak 71 sekolah, SMA sebanyak 21 sekolah, SMK 11 sekolah, SLB satu sekolah, MI/MTs/MA sebanyak 67 sekolah.

Pustaka umum 10 (desa/lembaga lainnya) dan pustaka perguruan tinggi satu dengan total 378 pustaka.

"Ini semua bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan untuk mewujudkan pembangunan literasi masyarakat," katanya.

Dispersip dengan program pembudayaan gemar membaca masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi dan meningkatkan pembinaan perpustakaan untuk memenuhi standar nasional perpustakaan.

Dengan indikator utama sasaran meningkatkan persentase perpustakaan yang terakreditasi melalui penyiapan infrastruktur layanan dan pembinaan terhadap perpustakaan untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Meningkatkan persentase pemanfaatan perpustakaan oleh masyarakat baik secara on site maupun on line, melalui peningkatan berbagai kegiatan pembudayaan gemar membaca masyarakat yang bervariasi.

Usaha itu, juga sudah mengantarkan Kabupaten Kuansing meraih prestasi di tingkat Provinsi Riau dengan meraih Juara 1 lomba nertutur tingkat SD bulan Juli yang lalu dan menjadi perwakilan Provinsi Riau di bulan September yang lalu.

Dia berharap, kedepan akan jauh lebih baik dengan potensi dan dukungan anggaran yang ada. (dac)

Editor : M. Erizal
#budaya literasi #Dinas Perpustakaan #perpustakaan desa #kuansing