Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

5 Hari sejak Dilaporkan Tenggelam, Pelajar SMP Ditemukan Sudah Meninggal, Tersangkut di Kayu yang Melintang di Sungai Teso

Desriandi Candra • Minggu, 1 Desember 2024 | 12:57 WIB

 

Tim BPBD dan Basarnas berhasil menemukan tubuh Baim, pelajar SMP asal Desa Suka Maju Kecamatan Singingi Hilir yang tengelam lima hari lalu di Sungai Teso,  Ahad (1/12/2024)
Tim BPBD dan Basarnas berhasil menemukan tubuh Baim, pelajar SMP asal Desa Suka Maju Kecamatan Singingi Hilir yang tengelam lima hari lalu di Sungai Teso, Ahad (1/12/2024)

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Tim gabungan BPBD Kuansing, Basarnas, TNI, Polri, perangkat desa, RAPP serta masyarakat setempat akhirnya berhasil menemukan tubuh Ibrahim Iftiar Rizki Pratama (14) alias Baim.

Remaja yang masih duduk di kelas 3 SMP itu ditemukan setelah lima hari melakukan pencarian di aliran Sungai Teso Desa Suka Maju, Kecamatan Singingi Hilir, Ahad (1/12/2024) sekitar pukul 07.30 WIB.

Baim ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan tubuh tersangkut di tumpukan sampah pada sebuah kayu yang melintang di Sungai Teso. Lokasinya sekitar 5 kilometer dari posisi kejadian Baim dilaporkan tenggelam.

"Alhamdulillah, tadi pagi tubuh pelajar SMP itu sudah berhasil ditemukan personel BPBD bersama tim gabungan lainnya," ungkap Kalaksa BPBD Kuansing H Yulizar SSos MSi menjawab Riaupos.co.

Titik koordinat penemuan itu, lanjut Yulizar, berada di titik 0.091556,101.423802. Kejadian ini berawal, Rabu (27/11) sore sekitar pukul 16.00 WIB, korban bersama temannya pergi memancing di aliran sungai. Tetapi korban tergelincir ke aliran sungai yang deras.

Teman korban yang selamat minta tolong kepada warga. Warga pun berusaha mencari, tetapi tidak berhasil menemukan korban. Warga pun melaporkan ke BPBD yang ditindaklanjuti dengan pengerahan personel BPBD ke lokasi kejadian.

Upaya pencarian yang tiada henti itu akhirnya membuahkan hasil, meski Baim sudah meninggal dunia. Dalam pencarian, tim menggunakan satu unit mobil BPBD Kuansing, satu boat fiber BNPB, empat buah pendayung, satu mesin 25 pk, enam. buah pelampung dan tenda pengungsian.

Dia menhimbau agar tetap waspada terhadap bencana apapun. Apabila terdapat tanda-tanda bencana atau telah terjadinya bencana, Yulizar meminta masyarakat Kuansing segera menghubungi call center BPBD Kuansing di nomor 08117575755.(dac)

Editor : RP Edwar Yaman
#Singingi Hilir #pelajar smp #tenggelam #bpbd kuansing