Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penyaluran KUR Kuansing Tertinggi di Riau, Pemkab Bantu Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Desriandi Candra • Rabu, 4 Desember 2024 | 12:30 WIB
Asisten II Setda Kuansing Ir H Maisir bersama kepala OPD dan pimpinan bank di Kuansing di Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Telukkuantan, Selasa (3/12/2024).
Asisten II Setda Kuansing Ir H Maisir bersama kepala OPD dan pimpinan bank di Kuansing di Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Telukkuantan, Selasa (3/12/2024).

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Kuantan Singingi (Kuansing) ternyata tertinggi di Riau. Ini berdasarkan rapat pleno tim percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) Kabupaten Kuantan Singingi bersama pihak perbankan seperti BRI, Bank Mandiri, Bank Riau Kepri Syariah, BNI dan BSI di multimedia Kantor Bupati, Telukkuantan, Selasa (3/12/2024).

"Jadi sampai akhir November 2024, realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Kuantan Singingi tertinggi di Riau," kata Asisten II Setda Kuansing, Ir H Maisir di Telukkuantan, Rabu (4/12/2024).

Bahkan informasi dari pihak bank BSI, lanjut Maisir, capaian Kuansing tertinggi di wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepri. Dari jumlah nominal yang ditargetkan sebesar Rp637,28 miliar sudah tersalur Rp698,5 miliar atau 109,61 %. Kemudian dari jumlah debitur yang ditargetkan 5.123 orang sudah tercapai 8.441 orang atau 164,77 %.

Dari laporan pihak perbankan yang ada, sektor yang banyak memperoleh pinjaman adalah sektor pertanian (kebun kelapa sawit), perburuan dan kehutanan. Kemudian disusul industri pengolahan, jasa kemasyarakatan, sosial budaya, dan hiburan serta jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Berdasarkan evaluasi dari pihak perbankan, kredit macet (npl) di bawah 1 persen.

Pemkab Kunasing sangat mendukung penyaluran KUR. Karena akan sangat besar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan.

Setiap OPD terutama yang berkaitan dengan ekonomi kerakyatan seperti Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Perikanan, Kopdagrin diharapkan dapat menjalin kerja sama dengan pihak perbankan dalam membina masyarakat yang telah mendapatkan pinjaman.

"Masyarakat itu mesti dibimbing dalam mengelola usaha. Seperti bagaimana cara memupuk, memilih bibit yang bagus, penanggulangan hama dan penyakit sampai kepada pemasaran produk," ujar Maiair.(dac)

 

 

Editor : RP Edwar Yaman
#pemkab kuansing #penyaluran kur #kur #pertumbuhan ekonomi