Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

EA Masih Diburu Polres Kuansing, Diduga Pelaku Pembunuhan Guru SMPN 4 Kuantan Tengah di Perumahan Hijau Griya Sinambek

Desriandi Candra • Senin, 24 Februari 2025 | 16:20 WIB

Polisi bersama tim medis RSUD Teluk Kuantan melakukan evakuasi jenazah Juniwarti usai ditemukan tewas di rumahnya, Senin (24/2/2025).
Polisi bersama tim medis RSUD Teluk Kuantan melakukan evakuasi jenazah Juniwarti usai ditemukan tewas di rumahnya, Senin (24/2/2025).


TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Teka-teki siapa yang menjadi dalang di balik tewasnya Wakil Kepala Sekolah dan guru bahasa Inggris SMPN 4 Kuantan Tengah, Juniwarti (52) di Jalan Cempedak, Perumahan Hijau Griya RT 05, RW 01, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, Senin (24/2/2024) pagi, mulai terjawab.

Dari hasil olah TKP polisi, keterangan anak korban, saksi-saksi, mengarah pada suami korban inisial EA.

EA yang merupakan seorang PNS di lingkungan Pemkab Kuansing. EA diketahui sempat cekcok di dalam rumah bersama korban, dan menghilang usai kejadian.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Angga Febrian Herlambang SIK SH melalui Kasat Reskrim AKP Shiton SIK MH membeberkan konologi kejadian yang menghebohkan masyarakat Kuansing Senin pagi di tengah hujan gerimis itu.

Menurut Shilton, peristiwa ini diketahui pertama kali sekitar pukul 07.05 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, Z, yang merupakan anak korban.

Ia mendengar suara sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh ayahnya, EA (48), melaju kencang keluar pagar rumah. Saat itu, Z yang hendak berangkat sekolah tertahan di dalam kamar karena hujan.

Setelah mendengar suara motor, Z keluar kamar dan menemukan ibunya dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka parah di bagian leher.

Menyadari kejadian mengerikan tersebut, Z segera meminta pertolongan kepada tetangganya, M.

Saksi M yang mendatangi rumah korban melihat kondisi Juniwarti sudah tidak bernyawa dengan luka parah di kamar tidurnya. Dalam keadaan panik, M langsung memberi tahu warga sekitar.

Berdasarkan keterangan awal saksi-saksi, dugaan kuat mengarah kepada EA, suami korban, yang diketahui sering terlibat cekcok dengan istrinya.

Saat kejadian, hanya korban yang berada di dalam rumah, dan keberadaan EA setelah meninggalkan lokasi masih dalam perburuan pihak kepolisian.

Tim Sat Reskrim Polres Kuansing yang dipimpin oleh KBO Sat Reskrim Iptu Romlan segera melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Memeriksa dan menggali keterangan dari saksi-saksi, mengamankan sebilah pisau dengan panjang sekitar 40 cm yang ditemukan di kamar mandi di bawah wastafel, dan mengupayakan autopsi korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti.

"Fakta-fakta yang ditemukan di TKP menunjukkan bahwa korban diduga meninggal akibat sabetan pisau, dengan kondisi leher hampir putus," papar Shilton.

Saat ini, Polres Kuantan Singingi terus melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap motif pasti dan keberadaan terduga pelaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor guna mempercepat proses penegakan hukum.

Sat Reskrim Polres Kuansing saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan, EA (48), yang merupakan suami korban.

Kejadian ini menambah daftar kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang berujung tragis.

Polres Kuansing mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mengetahui keberadaan pelaku agar proses hukum dapat segera berjalan.

"Polres Kuansing juga menegaskan komitmennya dalam mengusut tuntas kasus ini," pungkas Shilton.

Dari catatan Riau Pos, EA yang berstatus PNS itu pernah menjabat sebagai Sekcam Kuantan Mudik sebelum sekarang sebagai pegawai di Inspektorat Kuansing.

Bahkan, di Pilkada 2020 lalu, dia sempat ingin maju sebagai calon kepala daerah. (dac)

Editor : M. Erizal
#pembunuhan #pembunuhan guru #Pembunuhan guru smpn 4 kuantan tengah #Guru SMPN 4 #Pembunuhan di perumahan griya hijau sinambek