TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Pemkab Kuansing kembali melanjutkan rangkaian kegiatan safari Ramadan. Kali ini, tim yang dipimpin Wakil Bupati (Wabup) Kuansing H Muklisin melaksanakan safari Ramadan di Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Sirih, Kecamatan Singingi, Senin (10/3).
Dalam safari Ramadan itu, Wabup H Muklisin menyampaikan, saat ini Pemkab Kabupaten Kuantan Singingi tengah mempersiapkan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) untuk persiapan perencanaan pemekaran kecamatan dan desa baru di wilayah eks trans Kecamatan Singingi.
‘’Kita akan upayakan agar ini bisa terlaksana nantinya. Calon kecamatan baru ini akan diberi nama Kecamatan Singaraya, in sya Allah terlaksana nantinya dan Sungai Sirih jadi ibukotanya,’’ ucap Wabup.
Menurut Muklisin, pemekaran untuk wilayah eks trans ini memang sudah sangat diperlukan. Bahkan menurutnya, selayaknya sudah ada tiga kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi bagian eks trans.
‘’Ini sangat perlu untuk percepatan pertumbuhan perekonomian masyarakat, baik itu dari segi pembangunannya, maupun yang lainnya,’’ ujar Muklisin, yang juga merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Hulu Teso, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) itu.
Sementara itu, Camat Singingi Saparman ST ME, sebelumnya juga telah menyampaikan keinginan masyarakat Singingi bagian atas (eks tran) tersebut, guna percepatan kemajuan dalam pembangunan daerah dan juga efisiensi jarak tempuh dalam mengurusi persoalan dalam pemerintahan di suatu wilayah tersebut.
Dia telah mengusulkan hal itu kepada Pemkab Kuantan Singingi pada Bupati Suhardiman Amby dan Wabup Muklisin. Dengan luasnya, rentang kendali serta jarak yang berjauhan masyarakat berkeinginan untuk mengusulkan sebuah kecamatan baru, yakni Singingi bagian atas yang diberi nama awalnya Singingi Raya.
‘’Akan tetapi yang bagus untuk penamaannya menurut pak Wabup Muklisin lebih disingkat jadi Singaraya,’’ jelas Camat Saparman.(dac)
Editor : Arif Oktafian