TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Masyarakat Cerenti, beramai-ramai melakukan pencarian Muhammad Zahdan, bocah laki-laki 11 tahun asal Desa Kampung Baru Timur Cerenti yang jatuh tenggelam di sungai Kuantan, Senin (28/4/2025) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.
Tetapi hingga Selasa pukul 13.30 WIB, Zahdan yang terperosok jatuh dari atas kompang penyeberangan itu, belum ditemukan hingga kini. Masyarakat yang dibantu tim BPBD, Damkar Kuansing, masyarakat desa bahkan Bupati Kuansing H Suhardiman Amby sejak pagi terus melakukan pencarian.
Baca Juga: Tren Menurun di Riau, Menhut Raja Juli Antoni Tetap Minta Kewaspadaan terhadap Ancaman Kahutla
Mulai dari titik jatuhnya Zahdan hingga ke hilir Desa Pulau Panjang, Desa Teluk Pauh, Desa Pulau Bayur Cerenti dengan speedboat maupun perahu dengan menyusuri Sungai Kuantan yang cukup deras.
"Sejak semalam, dan dilanjutkan pagi hingga siang ini, komponen masyarakat bersama-sama melakukan pencarian. Bahkan Pak Bupati H Suhardiman Amby terjun langsung melakukan pencarian," kata Camat Cerenti Erialis pada Riaupos.co, Selasa (29/4/2025).
Dijelaskan Erialis, dari informasi yang diterimanya, kejadian itu bermula saat Zahdan menyeberangi Sungai Kuantan bersama teman-temannya menggunakan kompang penyeberangan. Tetapi sekitar 20 meter akan mencapai tambatan tebing penyeberangan kompang di Pasar Cerenti, Zahdan terjatuh.
Tidak ada yang mengetahui secara persis penyebab Zahdan jatuh dari kompang. Saat jatuh dari atas kompang ke Sungai Kuantan, Zahdan langsung hilang dan tidak muncul ke permukaan. Masyarakat yang melihat Zahdan jatuh berupaya langsung terjun melakukan pencarian. Tetapi tubuh bocah laki-laki itu tidak berhasil ditemukan hingga siang. Namun pencarian masih terus dilanjutkan. Seluruh masyarakat Cerenti, sebut Erialis berdoa agar Zahdan segera ditemukan.(dac)
Editor : Edwar Yaman