TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) -- Jenazah Faradilla Sandi alias Sandi, asal Desa Kampung Medan Basrah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuansing yang ditemukan warga setempat di semak jalan Tol Kayu Agung Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan kemaren, Senin (12/5/2025) dinihari sekitar pukul 00.30 WIB sudah diberangkatkan dari Rumah Sakit Kayu Agung Ogan Ilir ke Kampung halamannya di Desa Kampung Medan.
Jenazah korban diberangkatkan menggunakan mobil ambulance rumah sakit dan diiringi perwakilan perusahaan ekspedisi tempat dia bekerja. Bila tidak ada aral melintang, jenazah akan sampai di rumah duka Senin petang menjelang magrib.
"Informasi yang kami terima, dini hari tadi sidah diberangkatkan. Petang nanti bila tidak ada aral melintang sampai di rumah duka, kampung halamannya," ujar Kades Kampung Medan Barsah Kecamatan Kuantan Hilir, Yunda Apriadi, Senin (12/5/2025).
Dari perkembangan informasi yang pihak keluarga terima dan dia, korban berangkat tidak sendiri. Tetapi bersama temannya DO yang juga kernet mobil ekspedisi yang dibawa Sandi. DO sendiri saat kejadian hingga sekarang tidak ditemukan.
"Kunci kejadian ada pada temannya DO ini. Tapi sampai hari ini belum ditemukan. Dan kita masih menunggu penyelidikan polisi setempat yang mudah-mudahan bisa segera mengungkapkannya," ujar Yunda.
Pengungkapan peristiwa ini, setelah video penemuan tubuh korban beredar di medsos dan WA grup. Setelah pengecekan tanda-tanda fisik korban, seperti tato di tubuh dan truk yang ditemukan di Tol Kayu Agung Jumat (9/5/2025) dinihari memang benar milik perusahaan ekspedisi tempat korban bekerja. Sandi diduga kuat telah dibunuh.
Editor : Rinaldi