TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Ada kabar gembira bagi masyarakat Kuansing. Terutama petani padi. Sebab, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III berjanji kepada Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM akan membangun lima titik sumur air tanah di Kuansing.
Ini terungkap dari audiensi orang nomor satu Kuansing itu dengan BWS Sumaterll III, Kamis (15/5/2025).
"Jadi hasil audiensi, mereka akan membangun lima titik sumur air tanah untuk Kuansing," ujar Suhardiman Amby.
Pembangunan lima titik sumur air tanah ini akan mampu membantu kebutuhan air untuk persawahan masyarakat petani padi, terutama di musim panas. Kelima titik tersebut tersebar di beberap tempat. Masing-masing, di Kecamatan Kuantan Mudik Desa Saik 132 hektare, Sungai Manau 153 hektare, di Kecamatan Benai Desa Pulau Tongah 10 hektare, Desa Tanjung Simandolak 26,70 hektare, Kecamatan Sentajo Raya Desa Koto Sentajo 25 hektare.
Bupati Suhardiman Amby menyambut baik inisiatif ini dan berharap agar pembangunan irigasi ini dapat dibarengi dengan upaya pencetakan sawah baru serta dukungan mekanisasi pertanian.
“Kami ingin pertanian ini mengarah ke mekanisasi, karena zaman sekarang sudah menggunakan mesin. Mulai dari menanam hingga panen agar lebih efisien. Ini adalah langkah kita untuk berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan,” ujar Suhardiman Amby.
Suhardiman Amby juga meminta agar program ini dapat diinput ke dalam sistem SIKURI (Sistem Informasi Kinerja Irigasi) serta petani lokal. Dan program ini sebagai upaya Kabupaten Kuansing untuk meningkatkan swasembada pangan ke depan.(dac)
Editor : Edwar Yaman