TELUKKUANTAN(RIAUPOS.CO) - Hujan lebat disertai angin kencang Selasa (20/5/2025) malam hingga Rabu (21/5/2025) pagi, rupanya mendatangkan bencana banjir dan puting beliung. Peristiwa bencana ini terjadi beriringan di dua kecamatan yang berbeda di Kabupaten Kuansing.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Ini diungkapkan oleh Kalaksa BPBD Kuansing, H Yulizar SSos MSi pada Riaupos.co, Kamis (22/5/2025) di Teluk Kuantan.
Dijelaskan H Yulizar, bencana banjir terjadi lebih dulu di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai dengan titik koordinat 0.465226,101.616988 pada Rabu 21 Mei 2025 sekitar pukul 01:00 WIB.
Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi pada Selasa malam hingga Rabu pagi itu, menyebabkan meluapnya anak sungai di Desa Tebing Tinggi hingga merendam rumah warga di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai.
Sebanyak 25 rumah dan satu musala terdampak banjir dengan tinggi permukaan air ±50 cm. "Tim kita langsung turun ke lokasi, melakukan pendataan. Dan sekarang air sudah surut," ujar Yulizar.
Kemudian, bencana puting beliung terjadi pada hari yang sama, Rabu (21/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB di Kecamatan Pangean. Syukurnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Baca Juga: Satlantas Polres Inhil Bahas Keringanan Pajak melalui Podcast REI
Bencana puting beliung terjadi di titik koordinat -0.430052,101.658013. Dari data yang dihimoun BPBD Kuansing bersama pihak Kecamatan Pangean, terjadi di Desa Padang Kunik, Pauh Angit, Desa Pasar Baru, Desa Pulau Tengah dan Desa Koto Kecamatan Pangean.
Angin puting beliung menyebabkan sekitar 18 rumah rusak parah. Dua peristiwa kebencanaan ini sudah dilaporkan kepada Bupati Kuansing H Suhardiman Amby, gubernur Riau melalui BPBD Riau.
Selain itu BPBD Kuansing, lanjut Yulizar, atas arahan Bupati Kuansing H Suhardiman Amby sudah berkoordinasi dengan Baznas dan Dinas Sosial PMD Kuansing dalam penanganan rumah warga yang terkena bencana. Baik akibat banjir maupun bencana puting beliung.
Baca Juga: Cek Jadwalnya! Pengumuman Kelulusan PPPK 2024 Tahap 2 Diundur ke Bulan Juni
"Hari ini Baznas sudah turun ke Kecamatan Pangean melakukan pendataan untuk menentukan jenis bantuan yang bisa dilakukan lewat program bantuan rumah di Baznas Kuansing," ujarnya.
Camat Pangean, Aswandi berharap bantuan bagi rumah warganya yang terkena puting beliung bisa segera ditanggulangi.
"Pak Bupati meminta kami juga untuk berkoordinasi Dinas Perkim Kuansing. Kami masih menunggu Pak Kadis Perkim Kuansing," kata Aswandi.(dac)
Editor : Edwar Yaman