TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) - Beberapa hari terakhir ini, cuaca panas terik menyelimuti wilayah Kabupaten Kuansing secara merata. Kondisi cuaca panas terik seperti ini, bisa menimbulkan bencana bila semua masyarakat tidak waspada dan membakar lahan.
"Kami perhatikan rumput dan daun mulai terlihat kering. Ini bahaya kalau ada yang membuka lahan dengan cara dibakar. Mohon hindari itu," kata Kalaksa BPBD Kuansing pada Riaupos.co, Senin (26/5/2025) di Teluk Kuantan.
Bahkan, kata Kalaksa BPBD H Yulizar, masyarakat yang membuang puntung rokok atau batang korek api bisa ikut mengancam terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Karena itu, BPBD Kuansing meminta dan menghimbau pada masyarakat Kuansing untuk memperhatikan ini.
"Bahkan kalau membuang puntung rokok dan korek api saja bisa berbahaya," sambung Yulizar.
Kalau dilihat dari pengukuran suhu du handphone, panas di Kuansing rata-rata mencapai 34 derajat celcius. Memang dari perkiraan BMKG Riau, akhir Mei 2025 intensitas hujan sudah berkurang dan mulai memasuki musim panas.
BPBD Kuansing sendiri selain intens melakukan himbauan pada masyarakat, juga sudah menyampaikan pada relawan bencana, masyarakat peduli api maupun pemerintah kecamatan untuk melakukan pemantauan di wilayah masing-masing. Hingga hari ini, di Kuansing masih aman dari titik hotspot. (dac)
Editor : M. Erizal